Youth
  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 15, 2025
Kisah tentang Kenzo Zale, seorang siswa yang sering dianggap malas oleh keluarganya. Terpaksa ia pun harus dipindahkan ke sekolah khusus pria dengan sistem asrama. Tentu Kenzo tidak suka dengan sekolah barunya. Tapi kejadian demi kejadian yang terjadi dalam hidupnya membuat perlahan Kenzo menyukai sekolah barunya itu. Terlebih pertemuannya dengan Niel dan hal-hal konyol yang mereka lakukan membuat hubungan mereka semakin lama semakin dekat. Menimbulkan perasaan aneh yang belum pernah dirasakan seumur hidupnya. Warning!! Boy x Boy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IN THE blink OF YOUTH [bl]
  • Bus Biru
  • Cinta yang Tabu
  • KENNA [BL]
  • SISTEM FIGURAN [BL] END
  • HEARTBEAT (boyxboy)
  • An Assistant
  • Ripples in the Riverside {BL} S1 ✅
  • Simple Life, Unsimple Love (TAMAT)
  • SECRET CONFESSIONS

Karena suami tantenya mendapat tugas kerja di Papua, Ziyan memutuskan untuk menemani tantenya meskipun harus meninggalkan keluarganya dan kota besar. Meski ditentang keras oleh keluarganya, Ziyan tetap pindah sekolah ke luar provinsi dan menetap di sebuah kabupaten kecil. Di sekolah barunya, Ziyan tak menaruhi banyak ekspektasi. Ia hanya ingin menjalani hari-hari dengan sederhana, menyelesaikan jenjang terakhirnya di SMA.Di hari pertama, ia terkejut dengan suasana yang sangat berbeda. Sekolah itu mungkin yang terbesar di kabupaten, tapi bagi Ziyan, suasananya terasa begitu asing-ramai, penuh hiruk-pikuk, namun serba tidak familiar. Ketika melangkah masuk ke kelasnya, 12/8, Ziyan langsung merasa janggal. Sebagian besar teman sekelasnya adalah laki-laki-30 cowok dan hanya 10 cewek. Di benaknya, ini pasti kelas paling gaduh dan nakal di sekolah. Hari demi hari, Ziyan mencoba beradaptasi. Awalnya canggung, tapi lambat laun ia mulai menikmati tawa riuh kelasnya, candaan teman-teman barunya, dan suasana khas kabupaten yang perlahan terasa lebih ramah. Dia bahkan menemukan kehangatan dalam pertemanan, sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Ayo berteman," "Pfft," warning⚠ Lgbt 17+ Bl lokal Pertemanan Tempat lokasi cerita ngga terlalu saya deskripsi kan, intinya penyesuaian dengan tempat saya. Kalian bebas Berimajinasi

More details
WpActionLinkContent Guidelines