Coffee Love

Coffee Love

  • WpView
    Reads 58,885
  • WpVote
    Votes 5,062
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 1, 2026
"Menurut Mas Angka, apa termasuk kerugian jika melewatkan untuk memiliki pasangan sepotensial ini?" aku menjaga nada suaraku agar tetap stabil. Mas Angka mengangguk. "Iya, dan mungkin akan sangat sulit untuk menemukan kandidat dengan kualifikasi seperti yang gue sebutkan tadi, Na." "Bukan berarti tidak ada yang lebih baik, tapi mungkin akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk menemukannya." "Jadi gimana?" "Gue setuju, Mas. Akan butuh waktu lebih lama untuk menemukan yang lebih baik, dan bahkan mungkin akan jadi penyesalan seumur hidup jika tidak mengambilnya." "Jadi?" Aku mengangguk. "Ayo pacaran, Mas."
All Rights Reserved
#23
walikota
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Atap, Satu Kampus
  • Camaraderie [COMPLETED]
  • Kampus [END]
  • DEAR SOPHIA
  • Jungkir Balik
  • COMEBACK MANTAN [TAMAT]
  • Backstreet
  • SHELTER (Completed)
  • Days After We Met
  • Departure (Completed)

"Saya manggilnya Pak atau sayang?" Endi menghela napas pelan lalu menjawab, "Emang kamu berani manggil saya sayang di kampus?" Inka mengendikkan bahu tak acuh. "Kenapa nggak?" Endi mendengus, "Di rumah aja kamu nggak pernah manggil sayang." "Jadi, selama ini Pak Endi ngarep saya panggil sayang, ya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines