This is Lino

This is Lino

  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 2, 2021
Lino tidak menyangka bahwa hanya kerana dirinya memberi tumpangan kepada seorang cewek membuatnya berada dalam masalah yang aneh. Kenapa juga dia harus cosplay menjadi orang lain hanya untuk membuat cewek tersebut tidak merasa sendiri padahal Lino bukan pacarnya? Juga, hal itu membuat Lino terlupa bahwa ia sudah benar-benar memiliki kekasih. "Salah siapa?" "Kaca di kamar Lino." ••• "Orang, tuh, banyak yang muka dua. Tapi sebelum itu, pastiin dulu kalau dia beneran punya muka dan lo tau mukanya kayak gimana." ••• One of the stories that is ready to make your stomach tingle. Then lulled slowly. ___ April 2021, ©yuhyunj20
All Rights Reserved
#463
lino
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • VEXYOPATH
  • æscape
  • Entahlah Aku Lelah (gxg)
  • Choose Silence | ✔
  • Why Did You Choose It?
  • Ajeng | Hyunjin, Jennie & Jeno
  • TIRAMISU
  • To Be Honest [EUNBO]

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines