Oz.Napoleon

Oz.Napoleon

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 14, 2021
Hei, Menurutmu apa yang membuat seseorang itu mati?! Saat peluru menembus jantungnya? Bukan! Saat penyakit mematikan memvonisnya? Bukan! Ataukah saat ia meminum racun sekali teguk? Bukan juga! Namun, saat... ia dilupakan oleh orang-orang. Dan penyakit hati orang-orang sembuh karena ia sudah tiada. Dan lagi. Saat orang-orang awam terpaku dengan keyakinannya bahwa: 'jika ingin terbang ke langit, setidaknya menggunakan sayap'. Bagiku, aku hanya perlu menekan tombol Turn-on diotakku. It's me, last Prince in the world. Napoleon, Sang Pangeran tanpa Mahkota!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Crown Prince's and His Brothers
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • One Life [Completed]
  • Aku Bukan Vellyne [END]
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • 2 Reflection

🚨SLOW UPDATE🚨 Aku ingat terakhir kali adalah aku sedang membaca sebuah novel dan kemudian terlelap karena lelah. Dan saat bangun aku malah ada didunia lain!? Bukan hanya itu, aku juga adalah seorang PANGERAN?! Lelucon apa ini???!!!! Novel "The Death of The Crown Prince" adalah sebuah novel biasa yang mengisahkan tentang seorang putra mahkota yang mati dibunuh oleh keenam saudaranya. Sebuah novel klasik tentang putra mahkota kejam dengan sedikit bumbu romansa didalamnya. Dan kini... aku yang menjadi putra mahkota itu!? Tidak! Aku harus menghindari kematianku. Akan kubuat hubunganku dengan keenam adik putra mahkota ini kembali membaik. . . . . "Kalian sudah makan? Ayo makan bersama." -Putra Mahkota, Halilintar. "Ada yang aneh dengan kakak pertama, dia memang masih dingin, tapi, kenapa tiba-tiba dia perhatian sekali?" -Pangeran Kedua, Taufan. "Putra mah- maksudku Halilintar, kakak baik-baik saja?" -Pangeran Ketiga, Gempa. "Gila! Kakak pertama tiba-tiba jadi baik dan perhatian!" -Pangeran Keempat, Blaze. "Dia tiba-tiba memberikanku selimut bulu beruang yang terkenal itu?" -Pangeran Kelima, Ice. "Kakak benar-benar memberikan paviliun itu untukku?" -Pangeran Keenam, Thorn. "Kakak pertama jadi gila, dia baru saja tertawa karena warna ramuanku!?" -Pangeran Ketujuh, Solar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines