Magic In The Air

Magic In The Air

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 16, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Aku adalah seorang mahasiswi yang tengah kuliah di Jerman. Namun karena pandemi Covid melanda, mau tak mau aku terpaksa kembali ke Negara asal, Indonesia. Di tengah jalan, tiba-tiba saja aku tersambar petir yang membuatku kehilangan nyawa. Hmm, sepertinya tidak. Aku masih bisa membuka mata dan melihat sekeliling. Beberapa menit setelahnya, barulah aku sadar. Aku berada di tubuh gadis lain. Tapi, orang ini bukanlah gadis biasa. Dia adalah gadis pembuat onar dengan reputasi yang buruk! Haduh, padahal hidupku tenang-tenang saja, tapi kenapa aku harus hidup sebagai orang lain? Sepertinya aku harus membuat nama anak ini membaik. Bisa ngga nih? Ya pasti bisa, lah! ====== Status : Ongoing Bagi pecinta genre fantasi, mungkin udah ngga asing sama yang namanya reinkarnasi. Tapi cerita ini murni dibuat oleh saya sendiri. Yuk, monggo dibaca First chapt : April 6th 2021 Last chapt : ???
All Rights Reserved
#307
superpower
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ventiones Academy [REVISI]
  • My Duchess / End
  • I WAS BORN TO BE ALONE [END]
  • ANAIAL《TERBIT》
  • YOUR FREEDOM✓
  • AGRITA [TERBIT]
  • I Just Want to be a Side Character!
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • Be My Miracle Love [End] ✔

Aku hanya seorang gadis berumur tiga belas tahun yang biasa saja. Aku ini sama seperti yang lain. Jadi tidak ada yang istimewa dari diriku. Sampai .... "Selamat, Anda diterima di Ventiones Academy." Aku tak pernah mendengar ada academy semacam itu. Semuanya langsung berubah. Hidupku yang awalnya berwarna hitam-putih, berubah menjadi warna pelangi. Rasanya mataku sampai pusing melihat semua warnanya. Tidak bukan mata, tapi otakku. Oh, aku menyesal ketika kehidupanku sebelum ini aku kurang banyak bersyukur. Aku ini masih tiga belas tahun. Tapi kenapa kejadian yang kualami di luar batas umurku? Sebentar, di luar batas bukan berarti seperti adegan dewasa! Maksudku seperti peperangan? Pembunuhan? Baiklah, aku sepertinya sudah gila. Aku jadi iri dengan remaja normal seperti kalian. **** Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Karena saya selalu berkhayal yang tidak logis, jadi saya lampiaskan ke dalam cerita ini. Jika ada kesamaan nama dalam cerita ini, itu artinya kebetulan. Vote? Baca aja dulu! Nggak vote juga gpp. Asalkan sudah dibaca ceritanya dan sudah ditaruh di perpustakaan kalian. **** ⛔Lagi tahap revisi. Jadi jangan terkejut jika ada perubahan kata atau chapter secara tiba-tiba

More details
WpActionLinkContent Guidelines