LIBRA [Hiatus]

LIBRA [Hiatus]

  • WpView
    Reads 6,389
  • WpVote
    Votes 693
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 17, 2021
WpInfo
Fiction
Historical
OneDream_id: Libra A Story by @FirdhaSN Anna tidak pernah menyangka, bahwa tindakan mengambil pena sembarangan dapat membawanya pada peristiwa-peristiwa rumit di luar nalar. Pertama, dia bisa kembali ke masa lalu. Zaman di mana puluhan tahun sebelum dirinya berusia 16 tahun. Kedua, dia bertemu dengan sosok yang nyaris sempurna, seperti pemuda yang dia idam-idamkan menjadi pasangan hidupnya. Ketiga, kapan pun dia bisa pergi ke masa itu. Namun dia belum tahu kapan waktu berhenti atau habis masanya. Jika sudah seperti ini, bagaimana mungkin Anna tidak penasaran akan siapa sosok pemilik pena yang sebenarnya? Bagaimana jika selama ini, dia mencari pena itu ke mana-mana? Haruskah Anna melibatkan Zio dalam misi pencariannya? Temukan jawabannya hanya dengan membaca cerita LIBRA: Sebuah Pena Keajaiban!
All Rights Reserved
#902
basket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Mesin Waktu [TAMAT]
  • Zardan & Zaya [END]
  • Rêverie
  • Evanescent
  • Backfriend (END)
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • NARIK SUKMO (TERSEDIA DI GRAMEDIA)
  • Intertwined Fate

WARNING!🔞 DI WARNING SEJAK AWAL, KARENA CERITA INI BUKAN UNTUK KALANGAN DI BAWAH UMUR. Cerita ini berbasis dewasa. **** Harusnya Sia tidak bermain-main dengan sosok yang bernama Eandra Farzan. Harusnya dia tau bagaimana gilanya pemuda itu ketika marah dan memiliki dendam amarah. Seperti yang sudah dia pelajari dari kasus Kiara. Namun, sayangnya Sia sudah terlanjur masuk ke dalam daftar hitam milik Ean karena penghianatannya dulu. Mungkin, hari-harinya yang suram akan semakin suram setelah dia berhasil dalam kontribusi menjebloskan Eandra dalam penjara. "Gue benci penghianat!" "Mau coba kabur? Ke ujung dunia pun, sampai menangis darah sekalipun, gak akan gue lepasin lo, Alesia Ayudisha." Tidak akan Ean biarkan kelinci kecilnya kabur, dan akan Ean pastikan gadis itu akan selalu tunduk. Ean tidak suka di usik, ketika kelinci kecil seperti Sia berani mengusik dan melawannya. Maka, kehancuran yang akan menghampiri gadis itu dengan nyata di depan matanya. "Mau lari sejauh apapun, tempat lo kembali akan tetap sama, yaitu di bawah kungkungan gue, mengangkang untuk gue, menerima hentakan gue, dan mendesahkan nama gue. Lo, akan kembali menjadi pelacur gue." **** Selamat membaca🖤 Don't copy my story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines