Selamat Tinggal Terakhir

Selamat Tinggal Terakhir

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 6, 2021
Maret 1946. Di Bandung Selatan, api menjalar liar. Membakar segala bangunan, kenangan, dan harapan. Para penduduk yang mengungsi tampak bagaikan ular raksasa yang merayap keluar dari Bandung yang memanas. Dari Stasiun Radio Malabar, Surya Wisesa seorang Kopral TRI dan empat orang rekannya mendapat tugas rahasia. Perjalanan panjang pun harus mereka lalui, bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan pikiran setiap pejuang. Tapi bagi Surya, perjalanannya tidak hanya itu. Ada juga perjalanan hati menuju pelabuhan cinta yang abadi. Seiring dengan pangkat yang meningkat, kehidupan Surya berubah selamanya sejak bertemu dengan Purbasari. Sebuah kisah perjuangan, pengorbanan, dan cinta generasi muda di awal kehidupan sebuah bangsa.
All Rights Reserved
#465
bandung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • Kala Cinta Bertumbuh dan Berlabuh [COMPLETED ✔️]
  • Al-Syakieb (SELESAI)
  • La fadz
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Benih-Benih Saga Medang Kuno
  • RIMBA MERUN

"Jika suatu hari langkahmu kembali kehilangan arah, ingatlah satu hal. Bahwa di Medang, ada sebuah dermaga yang akan setia menanti." Dewi Tara, putri penguasa lautan dari Sriwijaya, terdampar di rimba tak bernama. Ditengah belantara yang seakan tak berujung, ia menemukan seorang pria dengan sorot mata setajam cakrawala. Ialah Samaratungga, Maharaja muda dari Medang yang tersesat di tanahnya sendiri. Dibawah naungan pepohonan purba, diantara desir angin yang membawa bisikan lirih mantra lama, keduanya menapaki jalan kembali menuju peradaban. Bersama, mereka menghadapi makhluk-makhluk yang namanya hanya hidup dalam lontar kuno. Diantara riak ombak dan rimbun hutan, diantara tahta dan takdir. Sebuah kisah mulai berbisik di relung hati. Getaran yang tak seharusnya ada. Selembut desir angin laut, namun seteguh akar yang mencengkeram bumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines