If We Never Met

If We Never Met

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 23, 2021
Aku tak pernah percaya pada waktu. Mereka bilang waktu akan menyembuhkan luka-luka kita. Tapi bagiku waktu justru menciptakan luka-luka yang baru. Aku berjalan sendirian. Lalu kamu datang memelukku sambil bertanya, "Kesedihan mana yang kamu sembunyikan hari ini?" Kamu memelukku dan mengatakan semua akan membaik. Padahal hatimu juga kian merapuh. Apa dengan saling berpelukannya dua orang yang terluka seperti kita, kita akan pulih? Jika waktu tak pernah ada, apa luka-luka tak akan terasa menyakitkan? Jika kita tak pernah ada, apa pelukan itu akan tetap hangat dan tidak membunuh kita? *** Start: 6 April 2021 Finish: -
All Rights Reserved
#234
sibling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nanti Juga Sampai
  • HIDDEN I (The End)
  • Nadira Rachelia
  • Rintik Hujan
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • You Are My Medicine [END]
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • This Really Hurts [END]
  • FIZYA

- ɴᴀɴᴛɪ ᴊᴜɢᴀ sᴀᴍᴘᴀɪ - Di antara jeda dan luka, yang hadir seperti senja, tenang, tulus, dan selalu menunggu. Tapi, ini bukan perihal siapa yang tinggal, melainkan siapa yang paling sulit ditinggalkan. Di antara malam-malam yang panjang, kenangan yang menyiksa, dan masa lalu yang tak pernah pergi-mereka berusaha belajar untuk percaya lagi. Bahwa masih ada ruang untuk pelan-pelan sembuh, walau tak tahu caranya. Nanti Juga Sampai-adalah kisah tentang mereka yang mencoba benar-benar sembuh untuk bisa merasa hidup. Dan pada akhirnya nanti, jalan ini harus terus dilalui-karena, suatu hari nanti, mereka akan sampai juga. ••• SELAMAT MEMBACA -♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines