Zona Merah=Friend Zone !

Zona Merah=Friend Zone !

  • WpView
    Membaca 85
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 13, 2021
"Maaf kak, sebenernya aku belum ada keinginan buat pacaran sama nana, aku cuman pengen jadi penghibur nana, moodbooster nana intinya yang bisa ngebuat nana ketawa kak, tapi jangan kasih tau nana ya kak" Ucap seorang lelaki pada kakak nya sang gebetan "Loh? Kenapa? Karena umur? Lagian ngga jauh jauh amat kok umur lo sama adek gua, cuman beda 4 tahun" "Maaf kak, aku cuman mau jadi support systemnya nana" lelaki tersebut lalu berdiri pergi meninggalkan sang kakak. Bagaimana bisa ada lelaki seperti itu? Meskipun maksudnya baik, namun itu termasuk kelakuan yang tak bertanggung jawab. Lalu bagaimana perasaan nana saat mengetahui sang pujaan hatinya berkata seperti itu pada kakak nya. Apakah hubungan mereka masih berlanjut dengan status yang tak jelas? Atau suatu hari sang pujaan hati nana berubah pikiran dan mengajak nana pacaran? Kalau pun iya, apakah nana masih mau menerima perasaan sang pujaan hati setelah tahu apa yang di katakannya? ------------------------------------ Warning ! - typo bertebaran
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#56
umur
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sebuah Rasa
  • Perfect Duda [Season 2]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Eliinaa
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • My Sweet Enemy
  • Puisi Kegagalan

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan