Trio Indigo

Trio Indigo

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 7, 2021
WpInfo
Non-Fiction
mempunyain kemampuan di nalar bukan lah hal biasa, juga bukan hal yang mudah... Ini lah kisah 3 anak indigo, dimana mereka harus menjalani hidup yang bisa dikatakan tidak normal, dan selalu sabar menghadapi para hantu-hantu yang, yaa begitulah... setiap hari nya, mereka selalu saja dihantui oleh mereka yang tak terlihat.bahkan terkadang mereka tidak luput dari cacian orang-orang. banyak yang mengganggap mereka gila, aneh dan masih banyak lagi hinaan yang dilontarkan untuk mereka. namun, mereka selalu sabar dan selalu ikhlas membantu para hantu.setiap hari nya selalu saja ada hantu yang meminta tolong kepada mereka, ada yang meminta tolong ini, itu, dan banyak lagi. mending lah ya minta tolong yang masuk akal, lah ini pernah ada hantu yang minta tolong mereka untuk menemukan pacarnya yang berada di luar negeri. kaan kan. bahkan ni ya pernah ada hantu yang minta di lamar. laah kan gak lucu banget.. baiklah, untuk cerita lebih lanjut, kalian baca aja, jangan lupa follow dan vote nya, juga like dan komentar juga ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Bercat Putih
  • bisikan
  • Unseen [END]
  • JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️
  • Cerita anak Indigo
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • ghostly heartbeat [END]
  • AKANDRA
  • MATA BATIN 3 ✓
  • JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️

Mempunyai rumah yang indah dan nyaman adalah idaman bagi semua orang, tapi bagaimana jadinya jika rumah yang kita tempati itu, rupanya tidak seindah dan senyaman seperti apa yang kita bayangkan Berangkat dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah dan menetap di sebuah desa di jawa barat, yaa..sebut saja keluarga tersebut dengan nama keluarga dirja, sebuah keluarga yang telah dikarunia dengan tiga orang anak, pekerjaan pak dirja yang bertugas sebagai pengawas perkebunan telah mengantarkannya singgah ke berbagai daerah dalam rangka mengawasi perkebunan dan salah satunya adalah desa yang berada di jawa barat ini " jadi rumah sebesar ini bapak beli dengan harga yang murah...?" Pertanyaan yang terlontar dari mulut samsudin sepertinya merupakan sebuah awal dari prasangka buruk akan masa lalu yang kelam dari rumah yang telah dibeli pak dirja dari salah seorang sahabatnya, hingga akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, prasangka buruk samsudin tersebut mulai menjadi kenyataan, hal ini ditandai dengan terjadinya berbagai macam kejadian menyeramkan di rumah tersebut

More details
WpActionLinkContent Guidelines