Tujuh Hari Mengukir Kisah

Tujuh Hari Mengukir Kisah

  • WpView
    Reads 626
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 27, 2021
Kisah tentang Dua orang yang dipertemukan menurut takdir secara keditaksengajaan dalam sebuah kesepakatan. Masa lalu Aluna seolah membuat lupa siapa dirinya dan sifat aslinya. Kedatangan Alvan si cowok tengil angkuh dan suka tebar-tebar pesona membuat sedikit demi sedikit mengembalikan ke aslian dirinya yang sebenarnya. Kisah ini bermula dari Tujuh Hari yang tak terduga akan serumit dan sepanjang ini. Tangis, tawa, susah, senang bahkan, kejadian masa lalu bercampur aduk dalam cerita hidupnya. ~ALVAN QUAMAR BASHARA Aluna itu seperti AIR bisa dilihat dirasakan tapi tak bisa DIGENGGAM. ~ALUNA KAYLEEN BADHRIKA Alvan itu antara TAKDIR atau hanya KESIALAN bagi hidupku. [Harap Follow saya wkwk] #Vote & Comment cerita ini ^-^ #Jangan lihat dari Covernya tapi Isinya. >< #1- Alvan #5- Aluna
All Rights Reserved
#6
alvan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Persona
  • Hi, Pak Dosen!
  • BENALUNA
  • Love Letters [END]
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • GARIS LURUS
  • Zeefazka
  • Boom Boom Heart
  • CLOSER
Persona

TERBIT 📖 - Ara tahu ada rumor tidak mengenakkan tentang Della yang beredar di sekolah. Kepintaran Della memang tidak diragukan, tapi rumor tentang kehidupan malam cewek itulah yang sering dibicarakan teman-teman sekelasnya. Ara tak terlalu peduli, toh gosip itu tidak mengganggu program belajar bersama mereka untuk lomba sains tingkat kota yang akan dilaksanakan bulan depan. Namun, sore itu Ara melihat Della dijemput seorang cowok. Cowok yang pernah dan masih singgah di hati Ara--Elvan. Ara berusaha menghilangkah praduga di kepalanya mengenai hubungan Elvan dan Della. Namun, tetap saja dia gagal merealisasikan keinginannya itu. Dia tersenyum getir saat kepingan kenangan itu kembali muncul. Lagi. - Persona Copyright©2017 by Sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines