Tujuh Hari Mengukir Kisah

Tujuh Hari Mengukir Kisah

  • WpView
    Reads 623
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 27, 2021
Kisah tentang Dua orang yang dipertemukan menurut takdir secara keditaksengajaan dalam sebuah kesepakatan. Masa lalu Aluna seolah membuat lupa siapa dirinya dan sifat aslinya. Kedatangan Alvan si cowok tengil angkuh dan suka tebar-tebar pesona membuat sedikit demi sedikit mengembalikan ke aslian dirinya yang sebenarnya. Kisah ini bermula dari Tujuh Hari yang tak terduga akan serumit dan sepanjang ini. Tangis, tawa, susah, senang bahkan, kejadian masa lalu bercampur aduk dalam cerita hidupnya. ~ALVAN QUAMAR BASHARA Aluna itu seperti AIR bisa dilihat dirasakan tapi tak bisa DIGENGGAM. ~ALUNA KAYLEEN BADHRIKA Alvan itu antara TAKDIR atau hanya KESIALAN bagi hidupku. [Harap Follow saya wkwk] #Vote & Comment cerita ini ^-^ #Jangan lihat dari Covernya tapi Isinya. >< #1- Alvan #5- Aluna
All Rights Reserved
#39
aluna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BENALUNA
  • Arka, Arsha, dan Arshaka [END]
  • SKRIPSUIT  ✔
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Love Letters [END]
  • [END] Blind Rainbow
  • Alland & Alna [Completed]
  • ALAN ✔
  • Trauma
  • CLOSER
BENALUNA

Kata semua orang kita harus bermimpi dan berangan-angan agar keinginan kita bisa nyata dengan indah. Nyatanya tak semua indah seperti yang kita harapkan, justru lebih buruk dan menyedihkan. "Benua kapan sih suka sama Aluna?". "nggak akan pernah". Jawab Benua tanpa ragu, membuat Aluna cemberut. "yaah kenapa Benua?". "ya karena gue nggak suka sama Lo Aluna, berapa kali sih gue harus jelasin ke Lo?". Benua melunakan nada bicaranya, berusaha agar Aluna bisa mengerti dengan maksudnya kalau Benua tidak suka dengan Aluna. "kok gitu sih Benua, Aluna kurang apa?". Aluna menundukan kepalanya, memainkan Sepatunya dan telapak tangannya. Benua menoleh pada Aluna yang masih setia menunduk itu. "gue nggak suka sama cewek yang ngejar-ngejar cowok, murahan". Aluna langsung mengangkat kepalanya. "Aluna nggak gitu kok Benua, Aluna kan ngejar-ngejarnya cuma sama Benua". "ya sama aja, intinya gue nggak suka sama cewek yang agresif". Dia, orang yang dingin, tak tersentuh. Ibaratkan sebuah pelangi, indah tapi tak bisa digapai. Ibaratkan sebuah Api, menawan akan kobarannya tapi menyakitkan jika didekatnya. Memandangmu adalah hobiku, mengejarmu adalah caraku. Tak peduli saat semua orang mengataiku sebagai 'Benalu'. Sakit ini bertambah, saat tak disangka bukan hanya dinginmu tapi juga hatimu yang menyakiti perasaanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines