short story from a pluviophile

short story from a pluviophile

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 8, 2021
Pluviophile: a lover of rain; someone who finds joy and peace during rainy days. Biasanya kalo ujan, aku suka buka microsoft word, trus mulai nulis apa aja yang ada dikepalaku. Atau kalo males buka laptop, ya ngambil buku tulis trus mulai nulis-nulis. Kalo ujan vibesnya enak aja kalo buat nulis apalagi yang sedih-sedih. Biasanya jadi cerpen. Dan kemaren aku lagi buka-buka flashdiskku yang udah lama ga aku buka sejak online class. Dan aku nemu cukup banyak cerpen-cerpen yang iseng-iseng aku buat. Walaupun ga semuanya ku buat waktu ujan. Aku juga lupa sih mana yang kutulis pas ujan :). Jadi hari ini aku mau nyoba nulis ulang cerpen-cerpenku dulu karena banyak yang bahasanya masih berantakan. Dan bakal ku upload disini. Ini satu part satu cerpen jadi pasti selesai. Hope u enjoy :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAPERFLAKES
  • Romantic Short Story  II
  • Cinta Tapi Cinta?
  • [END] SHORT STORIES
  • Kumpulan Cerpen
  • SHORT STORY
  • Kumpulan Cerita Pendek
  • Kumpulan Cerpen
  • Short Story Romance

Pertama-tama saya ingin mengucapkan terimakasih atas rasa syukur kepada Allah SWT, kepada orang tua yang mengajarkan banyak hal, pada teman-teman semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Ini adalah novel ke2 saya, semoga bisa mengisi waktu luang kalian dan bisa mengenal saya lebih dalam. Saya bukan penulis yang hebat, inti dari saya share apa yang saya tulis ini, bukan karena saya pandai menulis tapi lebih tepatnya saya ingin kalian tetap mengenang saya walaupun saya sudah tidak ada di dunia ini. Kita semua akan meninggalkan dunia ini, tapi saya ingin meninggalkan dunia dengan kesan begitu banyak kenangan. Saya sudah banyak melewati pelajaran hidup sampai di umur 24 ini, dan saya masih saja harus banyak belajar dengan berbagai hal. Tapi di dalam buku ini saya ingin menjadi yang berbeda, menjadi sebuah kisah yang saya kumpulkan dari saat saya menduduki bangku sekolah. Mungkin tidak sebagus dan sebaik novel lainnya, tapi saya berharap novel ini menjadi hiburan sepi dan penyemangat kalian disaat gelisah. Anggaplah ini sebagai kata pengantar, tapi saya ingin membuat ini menjadi lebih panjang. Terkadang hidup memang begitu sulit hingga saya pun menyadari bukan karena keberuntungan tapi kerja keras dan mental yang kuat. Di dalam hidup semua pasti memiliki proses panjang yang menghasilkan suka dan duka di setiap kejadian. Semua sifat akan menjadikan kalian belajar menjadi manusia yang lebih baik, dan kalian akan bersyukur tentang masalah yang lalu-lalu timbul yang membuat kalian harus bekerja extra merubah diri kearah yang lebih baik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines