BLACKLIFE
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 7, 2021
copyright ©2021 *** Yang seperti itu ibuku tapi kenapa kalian menghinanaku seolah-olah aku yang seperti itu. _Gendys Meyliliana _ Tidak pernah mendapatkan perlakuan baik dari seorang ibu, Gendys juga besar sedari kecil tanpa sosok ayah. Apalagi di sekolah selalu dirundung oleh semua orang---yang mendekati hanya yang membutuhkannya saja. Ini kisah Gendys ... seorang gadis yang seolah-olah sendiri dalam hidupnya. *** DILARANG PLAGIAT DAN MENGCOPY TULISAN. INI REAL IMAJINASI SENDIRI!!! 📝10 April 2021 Publikasi:
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alsava Dan Lukanya [ON GOING]
  • Tega • [JENLISA FF LOKAL]
  • My Perfect Husband ❤️ || JenLisa || Ongoing ||
  • Alice
  • Just A Nerd [JENLISA]
  • LOST (ID) -JENLISA ✔️
  • Anak DESA ✔
  • Bukan Milikku [Telah Terbit]
  • A Change🎀 [COMPLETED]✔
  • The Princess

[Murni hasil pikiran sendiri, NO PLAGIAT❌] Sebelum lanjut ke cerita, baca dulu sinopsisnya, ya! Setelah itu, temani gadis cantik ini dalam perjalanannya menuju kebahagiaan. Perjalanannya tidak mudah, penuh luka dan air mata, tapi siapa tahu, di ujung jalan ada kebahagiaan yang menunggunya. Jangan lupa tinggalkan jejak dengan Vote dan Komentar sebelum atau sesudah membaca, yaa🥰💐. Happy Reading! Alsava Triadista Lyana, seorang gadis cantik yang menjalani hidup penuh penderitaan. Sejak kecil, ia sudah dibenci oleh Mama, Papa, bahkan Abangnya sendiri. Tak ada kasih sayang, tak ada perhatian-yang ada hanya kebencian yang terus menghantuinya. Saat SMP, ia sering dibully dan dihina habis-habisan oleh teman-temannya. Mereka memperlakukannya seolah ia adalah sesuatu yang menjijikkan, seolah keberadaannya tidak pernah diinginkan. Entah apa penyebabnya, ia sendiri tidak tahu. Yang ia tahu, semua orang membencinya tanpa alasan. Kini, ketika ia mulai beranjak SMA, semuanya justru semakin parah. Ia semakin sering direndahkan, diperlakukan seolah bukan manusia, dan dihina tanpa henti. Seakan dunia ini tidak menyisakan tempat sedikit pun untuknya. Kehidupan Alsava terasa menakutkan. Salah melangkah sedikit saja, ia bisa hancur. Mama dan Papa begitu kejam, Abangnya pun tak jauh berbeda. Tak ada yang bisa ia andalkan, tak ada tempat untuknya berlindung. Tapi ia tetap bertahan. Meski sakit, meski lelah, ia tetap berharap. Berharap suatu hari nanti, ia bisa merasakan kasih sayang dari keluarganya. Berharap kebahagiaan itu akhirnya akan datang menghampirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines