Segitiga Rasa

Segitiga Rasa

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 16, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
Sebuah rasa yang akhirnya membuat terjebak antara satu keputusan yang beresiko. Dinda yang mengagumi Rayan secara terang-terangan begitu gencar untuk menggapainya. Meskipun Rayan sama sekali tak pernah menganggap keberadaannya berarti dalam hidupnya. Dalam perjalanannya, ia dipertemukan dengan teman satu organisasinya--Aditya Mahardika--yang telah ia tetapkan sebagai teman terbaik untuk selamanya. Semuanya sudah diatur sedemikian rupa hingga membawa Dinda untuk bertanggungjawab atas keteledoran rasa yang bercampur dalam hatinya. Hingga di sinilah dia, berada dalam satu titik yang semua orang benci. Keputusan dan resiko. ©2021 Derit Kata
All Rights Reserved
#949
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • STOCKHOLM SYNDROME | JAEYONG [✔]
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • STUDIO ❌ DOYOUNG [COMPLETED]
  • Teesleda✓
  • UNQUALIFIED [√]
  • STAY || Kim Doyoung (END)
  • My First and Last  [✔]
  • Precious✓

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines