(PRINCESS) ARESHA KALANA

(PRINCESS) ARESHA KALANA

  • WpView
    Odsłon 32
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 11
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., paź 15, 2021
[CERPEN] Gadis manis bertubuh sedang yang sedang melangkah di tepi pantai itu namanya Aresha, lebih lengkapnya Aresha Kalana. Biasa saja bukan namanya? Atau justru terdengar asing di telinga? Dulu gadis itu juga sempat menanyakan hal yang sama. Tapi kini tidak lagi. Aresha menyusuri tepian pantai dengan kaki yang sengaja menyapu butiran pasir di pantai. Katanya, menyapu pasir pantai dengan kaki membuat hatinya merasa tenang. Entah kenapa. Gadis itu lalu berhenti tepat di tengah-tengah pesisiran pantai, dan kembali memandang lekat bola jingga di ujung sana yang perlahan menghilang dan seakan berpamitan untuk selama-lamanya. Aresha sedikit merasa takut jika bola jingga itu tidak akan pernah kembali. Lalu dia berbisik kecil di antara deruan angin sore pantai di sekitarnya, "jangan hilang juga ya? Eca mohon." Aresha memejamkan matanya.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#53
tugassekolah
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Fragment Of Serenade (END)
  • Jiwa Yang Berbeda ? (End)
  • My boy is My LOVE
  • ALVAREZA AGAREYA
  • Kumpulan Cermin
  • TEACHERBAND [END]
  • Ketika Panah Berbicara
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • ALQUEENA
  • Allenka Family

Lelah, gak, sih? Mencintai sendirian? Cinta itu seperti melodi. Mengalun lembut, menyusup dalam setiap detak jantung. Namun, bagi Asha, cintanya hanyalah serenade yang terpecah. Kepingan nada yang ia lantunkan berulang kali untuk Arsen, tulus. Tanpa balas. Arsen selalu menjadi pusat dunianya, meski hanya memberinya dingin dan penolakan. Sementara seseorang diam-diam merangkai setiap kepingan yang ia tinggalkan. Mendengar setiap lirih yang tak pernah sampai pada Arsen. Ketika Asha memilih berhenti mengejar, meninggalkan serenade itu sebagai kenangan yang tak lagi ia pedulikan, hanya saat itulah Arsen menyadari. Terlambat. Karena kini, serenade Asha telah menemukan pendengarnya yang sejati.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści