Jalani hidup yang sekarang lupakan masa lalu,,,,
Kamu berhak bahagia!!!!
****
"Hah,,, Maura Maura,,,, jangan harap gue bakal nyerah dari lo! " Tantang Karisa tepat di depan wajah Maura dengan penuh penekanan.
"Terserah" Jawab Maura dengan tatapan datar nya,,,,
------------------------------------------------------------------------
"Lo berhak bahagia! " Tekannya.
" Tapi gua masih butuh lo!,, gua tau gua salah, tapi plisss, jangan tinggalin gue! " Isaknya.
Dia hanya bisa tersenyum dan perlahan menutup matanya.
ɴᴏ ᴘʟᴀɢɪᴀᴛ!!!!!!!
ᴍᴜʀɴɪ ʙᴀᴋᴀʟ ᴅᴀʀɪ ᴏᴛᴀᴋ sᴇɴᴅɪʀɪ,,,
ᴍᴏʜᴏɴ ᴀᴘʀᴇsɪᴀsɪ ɴʏᴀ 😊
Novel "Mahligai Sunyi":
Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak.
Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku.
Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain.
Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur?
Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya.
Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.