PASIFIK
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 12, 2024
"Menjadi gila, meski tidak gila." Berawal dari kegiatan akhir tahun yang diadakan oleh Pasifik Boarding School, Studi tour Hutan Mangrove, perjalanan yang seharusnya menyenangkan, berubah menjadi sebuah kejadian mencekam. Alamat palsu membawanya ke Tanah Marijuana, mereka tersesat ke dalam sebuah desa terpencil, yang jauh dari kata teknologi. Namun di desa itu pula, aroma raflesia Pasifik Boarding School tercium juga. Beruntung sekali untuk murid yang tidak mengikuti studi tour ini, mereka bisa pesta minum teh dan tertawa lepas, melayang dan melayang.
All Rights Reserved
#75
asrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Salah Hutan [On Going]
  • Gegaman Sukma
  • KELUARGA VAN DIJK
  • THRISELLIR: Penyembah Setan
  • FASSIO
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Serasah; Chanmin [ON GOING]
  • my world is a magical world

"Orang-Orang Takut pada Hutan, Tapi Aku Takut pada Mereka" Ironis, karena yang sebenarnya menakutkan bukanlah hutan, tapi manusia yang menghakimi. "Jangan main sama dia, nanti kita dibawa ke hutan." "Iya, nanti diculik hantu pohon!" "Anak aneh." "Tarzan." "Katanya kamu sering ngomong sama monyet, ya?" "Suka banget ke hutan? Rumahnya di hutan ya? Ahahaha, Tarzan!" Naka tumbuh di antara bisikan dan ejekan. Hutan yang bagi orang lain hanya sekumpulan pohon, baginya adalah rumah kedua. Tempat yang lebih bisa ia pahami dibanding manusia. Tapi benarkah ia sekadar anak aneh yang tak bisa berbaur? Atau justru mereka yang tak pernah benar-benar melihat? Suatu hari, ada seseorang yang bertanya dengan mata berbinar, bukan dengan tawa mengejek- "Keren! Kau bisa ngomong sama monyet? Aku dulu cuma sama kucing, tapi kau sama monyet? Luar biasa!" Mungkin, dunia ini tak sepenuhnya sesempit yang ia kira. Maret 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines