Rapuh
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 9, 2021
{SEBELUM MEMBACA FOLLOW DULU}✓ Aku tidak pandai dalam menggambarkan perasaan. Aku hanya membiarkan penaku menari di atas selembar kertas untuk menorehkan setiap goresan perasaan. Dan ada yang tersurat saat aku dan kamu hanya tersirat.
All Rights Reserved
#1
assabila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebuah Rangkaian Kata
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • Kesabaran Seorang Istri
  • Just Words
  • Perihku Ditinggalkan
  • My Poems!
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Segala Tentangmu ❝
  • Cinta Dan Luka
  • KONSEKUENSI HATI

[Completed] Ketika hati menceritakan sebuah luka yang ada pada dirinya, dan ketika aku tak lagi punyai harapan untuk terus hidup bahagia. Tawa ini menguap entah hilang kemana,dan senyum pun tak lagi sama. Pelangiku berubah menjadi abu-abu. No copast!!! No siders!! please coment dan vote nya😉😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines