Puanmeter
  • WpView
    Reads 933
  • WpVote
    Votes 224
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
Melanjutkan kisah Bia yang sebelumnya mati-matian bergelut dengan kemiskinan. Kini Bia dihadapkan dengan peristiwa-peristiwa lain di sekitarnya yang membuat matanya terbuka. Tidak seperti pada kisah Rudinmeter yang terfokus pada kehidupan pribadi Bia dan keluarganya yang dikenal sebagai keluarga Darmana. Dalam kisah Puanmeter ini, mata Bia terbuka oleh hal-hal yang menimpa pada kaumnya sesama perempuan. Mulai dari isu pernikahan, peran dalam keluarga, pilihan pekerjaan, hingga pandangan perempuan lain terhadap sesama perempuan. Istilah "Homo Homini Nyebelin" yang pernah ia baca dalam sebuah buku filsafat bertema modern pun berkelibat pada benaknya setiap kali memandang tatapan jemawa makhluk-makhluk sok superior sesamanya. Namun, bila Bia tetap bersikap demikian, apa bedanya ia dengan perempuan-perempuan tersebut? Reaksi masyarakat terhadap perempuan yang tampak "serba salah" menimbulkan sebuah pertanyaan mungkin terselip pada setiap insan bernama perempuan, "Bagaimana cara menjadi perempuan yang baik dan benar?" Laki-laki bagi laki-laki lain ialah kawan, sedangkan perempuan bagi perempuan lain ialah saingan. Apalagi bila perempuan itu ialah sang mantan dari pasangan, maka statusnya akan naik menjadi musuh bebuyutan.
All Rights Reserved
#52
distopia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • MEMELUK LUKA [END]
  • GUE CANTIK, LO MAU APA?! (End)
  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Di Pertemukan
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • Meneroka Jiwa 2

"Jangan harap gue bisa jatuh cinta sama cowok kayak lo, walaupun lo itu suami gue!" tegas Bianca dengan nada penuh penekanan, matanya menatap Abyan tajam. Abyan hanya menyeringai, wajahnya mendekat dengan tatapan yang sulit ditebak. "Oh iya? Tapi gue akan buat lo cinta mati sama gue, baby," bisiknya lembut namun penuh keyakinan. Cup. Sebuah kecupan ringan mendarat di dahi Bianca, membuat gadis itu terdiam sesaat, lalu langsung memalingkan wajahnya dengan kesal. --- Perjodohan Abyan dan Bianca sudah direncanakan jauh sebelum mereka lahir ke dunia. Awalnya, rencana pernikahan ini akan dilaksanakan saat mereka dewasa. Namun, takdir berkata lain. Mereka harus menjalani kehidupan rumah tangga di usia remaja-usia di mana kebebasan justru menjadi prioritas. Semua ini terjadi karena satu alasan: Maudy, ibu Bianca, menginginkan putrinya menikah lebih cepat. Sebagai seorang ibu yang tengah menghadapi kanker otak stadium empat, Maudy tahu bahwa waktunya di dunia ini tak lama lagi. Dan keinginan terakhirnya sebelum berpulang adalah melihat putri semata wayangnya menikah dengan anak dari sahabat baiknya. Dijodohkan dengan ketua geng motor paling dicari? Hidup bersama di usia muda? Menjalani pernikahan tanpa cinta? Ayolah, ini bukan lagi zaman Siti Nurbaya! Apa yang akan kalian lakukan jika suatu hari orang tua kalian menjodohkan kalian dengan seseorang yang bahkan tidak kalian kenal? Itulah yang dirasakan Bianca-kecewa, marah, dan tak berdaya. Namun, bagaimana dengan Abyan? Apakah dia hanya menjalankan perjodohan ini demi formalitas? Atau ada sesuatu yang disembunyikannya? Apakah cerita mereka akan berakhir bahagia? Ataukah cinta yang dipaksakan ini justru akan membawa kehancuran? Untuk kelanjutan ceritanya, baca sekarang.🤗 ⚠️Cerita hasil pemikiran sendiri. ⚠️ Jangan lupa follow sebelum membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines