The Red Line
Ada orang yang hidup mengikuti aturan.
Ada pula orang yang hidup untuk melanggarnya.
Khale Juan Anderson berada di kategori kedua.
Sebagai pewaris tunggal kerajaan bisnis keluarganya, Juan memiliki segalanya-uang, kekuasaan, dan kebebasan untuk melakukan apa pun yang ia inginkan. Ia tidak mengenal batas, tidak peduli pada moralitas, dan tidak pernah membiarkan siapa pun mengatur hidupnya. Baginya, hidup terlalu singkat untuk dihabiskan demi menyenangkan orang lain.
Sementara itu, Alyssa Lilianne tumbuh dalam dunia yang sepenuhnya berbeda.
Setiap langkahnya diatur. Setiap pilihan telah ditentukan. Bahkan masa depannya bukan miliknya untuk diputuskan. Di balik senyumnya yang lembut dan kepatuhannya yang sempurna, Alyssa telah menghabiskan hidupnya dengan mengikuti garis-garis yang dibuat orang lain untuknya.
Dua dunia yang seharusnya tidak pernah bersinggungan perlahan bertabrakan.
Dan di tengah kekacauan yang diciptakan Juan, Alyssa justru menemukan sesuatu yang selama ini tidak pernah ia miliki-keberanian untuk melangkah keluar dari batasnya sendiri.
Ironisnya, pria yang hidup tanpa batas itu justru menjadi orang yang paling keras melarangnya melangkah lebih jauh.
"Don't cross your line, Alyssa."
Namun semakin sering kalimat itu diucapkan, semakin kabur garis yang berusaha mereka pertahankan.
Karena beberapa batas memang dibuat untuk menjaga jarak.
Dan beberapa lainnya...
ada untuk mengingatkan bahwa sekali dilewati, tidak akan ada jalan untuk kembali.