We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARUNIKA

ARUNIKA

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Dit, kalau lo ga suka sama dia bilang dari awal. Jangan bikin dia kehilangan nyawanya!" ••• Dia yang dulu ada, tampak berbeda. Semuanya menjadi semu saat senja datang. Terdiam beberapa saat menatap potret kehidupan lamanya yang kini tersimpan di sebuah album usang. Kini dia mulai berharap, walau nyatanya dunia tak menyetujuinya dan merelakan apa yang seharusnya menjadi milik dirinya saat ini. Sampai akhirnya dia sadar bahwa orang yang selama ini dia kejar tak sama dengan orang yang hadir disetiap kesedihannya dan juga seperti bayangan arunikanya. Orang itu hanya menjadi obat sementara baginya dan tidak selamanya ia harus bergantung pada obat itu. •Tetap mengawalinya dengan berdoa, apapun yang terjadi nanti harus diterima dengan lapang dada.• -Rara.
All Rights Reserved
#350
arunika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Alasannya, Dibenci Kehidupan
  • Cahaya [COMPLETED]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • SELESAI (Say Goodbye)
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines