Beritahu Aku Tentang Bahagia

Beritahu Aku Tentang Bahagia

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 9, 2021
WpInfo
No ficción
Aku pernah merasa mati. Kehidupan tidak lagi benar-benar hidup. Semuanya terasa hambar. Seperti tidak ada yang bisa kurasakan dengan benar. Ingin menangis pun tampak percuma. Aku jadi ingun tahu apakah temanku hanya masalah? Rasanya hanya dia yang setia dan selalu ada. Namun, di puncak segala kepenatan. Di antara lelah yang tidak berujung. Ketika aku merasa ingin menyerah. Muncullah banyak pertanyaan dalam pikiran. Apa ini benar-benar kehidupan? Aku mencari. Mungkin ada sisi romantis dari dunia. Hingga bisa aku rasakan bahagia. Meski hanya sekejap mata. Aku mulai bertanya, tetapi tidak pada manusia. Aku bertanya pada pencipta. Apa mau-Mu, Ya Rabb? Hingga pada akhirnya aku menemukan sebuah jawaban. Aku pikir aku memang belum mengenal-Nya. Sehingga aku selalu berprasangka buruk kepada-Nya. Apa aku bisa dimaafkan? Aku mulai segalanya dari awal. Seperti terlahir kembali. Semuanya mulai terbuka. Ya, aku telah salah sangka. Setelah aku mengetahui ternyata pradugaku yang menjadi penyebabnya, aku mulai memperbaiki segalanya. Hingga aku menyadari banyak hal. Hingga aku tahu bagaimana menjemput bahagia.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Heart Boat
  • Full Of Scratches
  • Sekali Lagi (End)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Perjalanan Cintaku...
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • Aku Kamu Dan Dia

Terima kasih pada teman-teman yang sudah mau menyempatkan membaca karya novelku. Semoga senang dengan ceritanya. Ini karya pertamaku. Bagi saya membaca novel itu menyenangkan. Bisa melambungkan hayalan untuk melupakan penat sesaat. Saya dwi isa mengucapkan terima kasih banyak sama teman-teman semua. ~~~[[~~[[[[~~~~~~~~~ Ketika waktu tak lagi bisa menepi tapi hati ini berharap untuk menepi. Menepis semua yang terhampar dalam waktu yang tenggelam dalam air. Bagaikan ikan-ikan yang terlalu senang dengan kehidupannya. Tapi itu tidak berlaku dikehidupanku. Kehidupan yang gelap tanpa teman. Hanya kegelisahan dan kesepian yang mendera hati ini. Akankah ada tangan yang mampu mengangkatku dari dasar ini? Adakah malaikat yang menerbangkan aku keawan? Mampukah pangeran membangunkanku dari tidurku yang seakan-akan mati? Ataukah aku akan hilang bersama dalamnya jurang yang menelanku?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido