Story cover for carnallia by rutamong
carnallia
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 09, 2021
Mereka bilang, hubungan manusia (entah itu hubungan darah, pertemanan, atau cinta) yang sangat kuat bisa melampaui waktu, tempat, dan bahkan... kehidupan.

Mereka bilang, perpisahan pasti akan menunjukkan jalan pada pertemuan yang baru dan pertemuan itu pasti akan memberi jalan untuk perpisahan lain.

Yang ku tahu, aku dan kamu sama-sama bisa membuktikan keduanya.

Bagimu, aku Anyelirmu.
Bagiku, kamu Cameliaku.
Dan bagi semesta, kita adalah dua bintang yang tidak ditakdirkan untuk mengorbit di lintasan yang sama.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add carnallia to your library and receive updates
or
#63cravity
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
You, Hope, and Memories cover
[√] DARKNESS cover
Our Promise [✔] cover
Langit Semesta cover
𓆩𝐖𝐡𝐲 𝐍𝐨𝐭 𝐓𝐡𝐢𝐬 𝐓𝐢𝐦𝐞?.𓆪 [Hiatus◁ II ▷] cover
OUR PROMISE cover
We Belong to Each Other cover
Work in Progress [AouBoom AU] cover
Two Side Of You cover
Bayang-Bayang Kehormatan || MiTzu  [END] cover

You, Hope, and Memories

32 parts Complete

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬