"Ketika Andalusia mulai redup, cahaya baru itu justru datang dari lautan." Nashir ibn Abbas, seorang ilmuwan pelayaran dan pembuat peta dari Granada, memimpin sebuah misi rahasia: menyelamatkan, menyebarkan, dan menyatukan ilmu pengetahuan Islam ke timur, sebelum semuanya terlambat. Bersama sembilan kru dari berbagai penjuru dunia Islam, mereka melintasi Laut Tengah, menantang badai di Samudra Hindia, hingga mencapai tanah-tanah yang penuh rempah dan rahasia di Nusantara. Ini bukan sekadar pelayaran. Ini adalah perjalanan ruhani, penjelajahan ilmiah, dan perlawanan terhadap lupa. "Peurlak, 1261M" adalah novel sejarah epik tentang peradaban Islam abad ke-12, sains pelayaran, dan makna sejati dari sebuah perjalanan.
More details