Bismillah Aku Hijrah

Bismillah Aku Hijrah

  • WpView
    LECTURAS 50
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 12, 2021
"Oh ya, cei kamu cantik banget malam ini" Ucap Naira mengalihkan pembicaraan. "Emang biasanya gue ga cantik gitu Nai? " "Eh , ya ga gitu cei. Maksut aku kamu lebih cantik berpenampilan seperti ini" Puji Naira. Yang memuji penampilan cei yang berubah drastis, yang kini ia kenakan . (Dengan gamis dan khimar yang menutup kepalanya). "Ya Allah permudahkanlah aku dalam hijrahku ini, dan istiqamah kan lah aku dalam niat ku ini. Aku ingin menjadi lebih baik dari hari hari sebelumnya. " Aku tidak pernah memaksa untuk dia menjadi milik ku, karna aku yakin jika memang dia lah jodohku, sejauh apapun dia pergi ,maka dia akan kembali. #Ceira azalea fahsabilla.
Todos los derechos reservados
#715
religi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentang Kamu, Nadia
  • Discovery Of Love (Completed)
  • Bersamamu Halalku √
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Queennara [ON GOING]
  • DAKSA [END]
  • tentang sebuah rasa
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)

Sejak sekolah dasar, Nadia adalah pusat dunia bagi Raditya Juna Mahesa. Mereka adalah tetangga yang begitu lengket satu sama lain. Tapi tiba-tiba di suatu hari Radit berubah, dia jadi cuek dan seolah Nadia bukan apa-apa baginya lagi. Jarak pun membentang jauh di antara keduanya. Kata Nadia yang kala itu marah pada Radit karena dia berubah, "Radit jahat! Mulai sekarang kita bukan teman lagi!' Semenjak itu, mereka hanya orang asing. Hingga suatu hari akan ada perjodohan dalam dua keluarga itu. Antara Nadia dan Priyandaru Samudera__kakaknya Radit. "Hai, calon adik ipar!" sapa Nadia yang membuka pintu rumahnya di suatu pagi pada tamunya. Radit tetap cuek tanpa ekspresi meski Nadia terdengar mengoloknya. "Seperti mendung yang belum tentu turun hujan. Calon belum tentu jadi beneran. Bisa aja, aku yang nikahin kamu di hari yang sudah ditentukan." "Eng-gak mung-kin!" "Maka akan aku buat menjadi mungkin."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido