Story cover for AnotherLive by Afrizhaf
AnotherLive
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 10, 2021
Tiba-tiba saja terdengar suara seorang gadis tanpa sosok yang memilih orang-orang tertentu untuk di bawa kehadapanya.

Dan dia menyambut para orang-orang terpilih itu dengan kata-kata
"Selamat datang di ANOTHERLIVE"

Art cover by : Hidaku (instagram)
All Rights Reserved
Sign up to add AnotherLive to your library and receive updates
or
#33live
Content Guidelines
You may also like
My Eternal Moon [ End ✔️] by cweetcobeyi
38 parts Complete
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
You may also like
Slide 1 of 8
Cinta Pertama Rembulan cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
HELLO, ASHEL! cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
AlLy [COMPLETE] cover
Always Love [END]  cover
TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)  cover
HARAPAN DONI ✔ cover

Cinta Pertama Rembulan

49 parts Complete

Beraksi dari panggung ke panggung berasama The Orion, band yang dibentuknya beberapa tahun lalu dan kini sedang naik daun ternyata tidak bisa membuat seorang Samudra Alterio berhenti kesepian. Hidupnya masih terasa kosong meski ada ribuan penggemar yang menyayanginya. Sampai ia bertemu seorang penggemar berisik yang tiba-tiba masuk ke dalam hidupnya. Ayunda Rembulan. Tidak pernah menyukai siapa pun di hidupnya. Menjadi anak bungsu kesayangan keluarga, membuatnya kesulitan mendapat izin, susah menentukan jalan hidupnya sendiri. Kadang ia merasa hidupnya kurang seru. Sampai layar ponselnya memperlihatkan seorang lelaki tampan dengan senyum amat tipis nyaris tidak terlihat namun berhasil membiusnya, membuat hidupnya menjadi lebih seru. Karena lelaki itu, ia merasakan rasanya menonton konser pertamanya. Karena lelaki itu, banyak hal seru yang akhirnya terjadi. *** "Samudra itu tampan, cool dan berkarisma." Bulan berkomentar ketika melihat lelaki itu di layar kaca. "Samudra itu cuek, kaku dan tidak berperasaan." Kemudian komentarnya berubah ketika ia berhasil berinteraksi langsung dengan idolanya itu. Namun, Bulan tetap menggilainya. Ada satu peristiwa yang membuatnya percaya, Samudra itu baik. *** "Dia itu berisik, tapi jangan bawa dia pergi. Kehadirannya membuat sepi di dada berubah menjadi degup tak terkira." Samudra