Story cover for Ray by lucynesha
Ray
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 11, 2021
Ray : Gue dulu gak seperti ini, dulu gue sering di bully dan yang paling parah itu body shaming,  tapi akhirnya gue bangkit dan merubah semuanya. 

Fredy : Gue sebenarnya mau balas mereka,  tapi kalo gue membalas itu sama aja halnya gue menjadikan diri gue seperti mereka. 

Natanhiel : Ray besok pulang kerja temenin gue shopping ya please!  Gue jemput ya.? 

Rainer : Nama aku Rainer panggil aja aku Rai. 

Andre : gue setuju kalo lu sama Rainer,  tapi gue juga setuju kalo lo sama Natanhiel. 

Matthew : gue bakalan suport tu Ray apa pun pilihan lu. 

Gavin : Gue nge ship lu sama Rainer. 

Arnes : Mending lu sama Nathaniel aja Ray,  dia kelihatan manly banget. 

Leon : Tapi Natanhiel kurang gahar,  Lu liat sendiri Nes Ray bar-bar begini. 

Siapakah yang aka Ray pilih,  Rainer atau Natanhiel?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Ray to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
36 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Brothers by eMikoe
12 parts Complete
"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.
Gossip Us - Go Ship Us by supercaratz
25 parts Complete
Gosip, ghibah, rumpi, dan rempong itu identik banget sama cewek. Bukan berniat menyekat ya, tapi emang empat hal ini udah melekat banget ke para cewek. Kayak nggak lengkap kalo lagi sama temen tapi nggak ngegosip. Iya kan? Dan kalian pasti punya temen yang up to date banget soal gosip terbaru. Kalau di Darsa, kita punya geng pengepul gosip. Awalnya cuma Azalea Cindani yang suka rumpi sama tetangganya, Nadifa Ayu, atau lebih dikenal pake panggilan Nayu. Tapi Nayu, yang kebetulan adik kelasnya Lea itu, justru punya circle julid sendiri dari kelasnya. Bareng Sony, Dofin, dan Nayu, Lea malah dikenal sebagai kepala suku Hahaju (hari-hari julid) Eksistensi Sony dan Dofin memperjelas kalo bukan cewek doang yang bisa julid, tapi cowok juga. Nah, mereka emang ekstrovert dari zigot, jadi bukan hal sulit buat sok asik julid sana-sini kumpul sebar berita. Tapi gimana kalau kasusnya beda? Cowok dingin yang irit ngomong, satu dari Komplotan Yanto yang terkenal banget sama image cogan badung, dan berwajah kalem ternyata juga suka diem-diem nguping para cewek ngegosip. Glenn Nathanael. Yang nggak mau dipanggil Glenn, karena bukan penyanyi. Apalagi harus ditanyain di mana Salma tiap dipanggil pake nama Nathan. Nata, cowok yang kabarnya nggak bisa hidup tanpa kopi ternyata juga nggak sanggup kalo sehari nggak cari tau soal gosip terbaru. "Gue emang suka dengerin lo ngegosip! Tapi gue nggak bakal biarin lo sebar gosip aneh murahan soal temen gue!" "HAH!?" Lea memajukan wajahnya lebih dekat, menatap tepat manik cowok itu dengan raut kaget berlebihannya. "Gue nggak tau harus ngagetin yang mana. Lo yang suka dengerin gue atau lo yang suka gosip murahan gue. Lo........ suka gue ya?" Nata suka duduk di tempat paling deket sama Lea sejak SMP. Alasannya cuma biar bisa nguping gosip dari cewek itu. Tapi, Apa Nata beneran cuma dengerin gosip Lea?
Little Fireflies  by Trytoolove
5 parts Ongoing
"love is not only for strong man and soft woman, love cannot be defined" Karena kecerobohan kakaknya yang menabrak seorang pemuda hingga mengalami lumpuh kaki lalu kabur keluar negeri begitu saja dengan alasan bisnis, Green Arcadesia wanita karier kaya raya dengan sifat dingin dan kulit tan skin exotics yang menjadi ciri khasnya harus menggantikan menanggung tanggung jawab kakaknya dan menikahi pemuda itu. Pemuda lemah bernama Noir lunox valdeza, pemuda berwajah manis dan kulit putih pucat yang telah seratus persen kehilangan arus hidupnya karena kecelakaan yang menimpanya, pemuda yatim piatu dan pemuda dengan trauma yang besar pada orang asing. Apakah pernikahan itu akan membuahkan hasil yang baik? atau malah hanya akan dipenuhi dengan huru hara keributan rumah tangga? dan bisakah noir luluh pada green? atau akan terus membenci wanita itu karena ia adalah keluarga dari seseorang yang telah merenggut kehidupan normalnya? spoil: "Aku gak mau makanan beracun itu!! singkirin makanan itu dari hadapan aku!!" teriak pemuda itu sambil melemparkan barang barang di sebelahnya dengan brutal pada seorang wanita tinggi yang tengah memegang nampan makanan di depannya. wanita itu menghela nafasnya kala lemparan pemuda itu mengenai pipinya dan membuat pipinya tergores hingga berdarah ia kemudian melangkah mendekat, meletakan nampan yang telah berantakan itu di atas nakas dekat kasur si pemuda lalu kemudian duduk di sebelah pemuda yng kini hanya berani memeluk bantal karena ketakukan dan tak ada lagi benda yang dapat dilempar olehnya "menjauh" lirih pemuda itu takut "tenang, ini saya green jangan khawatir, orang yang buat kamu terluka sudah pergi jadi jangan takut, lihat wajah saya noir jangan terus menunduk" kata wanita itu sambil mengusap rambut pemuda di depannya dengan lembut
You may also like
Slide 1 of 10
ADIKARA ELUSIF cover
After School [END] cover
Brothers cover
CORRUPT ME [SKYNANI X DEWTEE] [REVAMPED VERSION] cover
Gossip Us - Go Ship Us cover
Little Fireflies  cover
Katanya Jadi Anak Terakhir Enak - WOONHAK [Terinspirasi dari kisah nyata] cover
crazy and crazy cover
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover
Boyfriend (Gletser Es) cover

ADIKARA ELUSIF

36 parts Ongoing

Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25