Farzad Capabilities

Farzad Capabilities

  • WpView
    Odsłon 1,972
  • WpVote
    Głosy 226
  • WpPart
    Części 6
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., maj 8, 2022
"Tolong, jangan membuatku semakin pusing dengan teka-teki absurdmu!" tegas seorang pria tersebut. "Kau saja yang payah, teka-teki segampang itu aja ga mampu kamu pecahkan!" ejeknya. Seketika langit yang tadinya cerah berubah menjadi mendung. Perubahan reaksi pada pria tersebut menggambarkan bahwa ia tengah di landa rasa kesal. Bagaimana tidak? sudah di bantu bukannya terima kasih malah makin merepotkan! Huft, ga sadar diri! "Kalau kau hebat, buktikan dengan kemampuan payahmu itu!" ejeknya lalu menghilang entah kemana. "Otakku boleh minim tapi akhlakku jangan," batinnya yang terus saja menahan gejolak amarah pada dirinya. "Akan ku buktikan bahwa teka-teki menyebalkan itu bisa terpecahkan!" tekadnya. Farzad Capabilities
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • The Grey Of SAKARUNA
  • LYVARU
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Suck It and See (Complete)
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • verlies

Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści