Namira
  • WpView
    Membaca 776
  • WpVote
    Vote 54
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 4, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Nitip topi sebentar." Kata anak laki-laki yang tiba-tiba datang memberikan topi Pramukanya. Anak perempuan yang sedang duduk di bawah pohon diantara sekumpulan teman-teman nya itu menoleh, mendapati laki-laki yang memberinya topi untuk dititipkan. Perlahan mengulurkan tangan nya mengambil topi tersebut. Setelah ia menerima anak laki-laki itu segera pergi menjauh, kekantin tebak nya. "Punya siapa Ra?" Tanya Misya. Salah satu dari teman nya. Tidak sadar kalau ada anak laki-laki yang menitipkan barang pada teman nya itu. Anak perempuan yang dipanggil Ra itu menunduk memperhatikan topi di tangan nya. Lalu Menggeleng tanda ia tidak tahu siapa pemilik topi tersebut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#167
galang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MEISYA
  • When Two Hearts Collide
  • Not The Wrong
  • ABHIPRAYA: Not Me, But It's Me (Sudah Terbit)
  • RIRI NATARI [END]
  • GALANG (END)
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Undercover
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • RAGELEA
MEISYA

"Papa, sepatunya kena wajah Meisya ...." "Cukup, Pa!" "Papa, Meisya kesakitan sekarang." "Meisya minta maaf." "Meisya mohon maafin Meisya ...." "Pa, kaki Meisya perih ...." "Tangan Mei juga perih, Pa." "Meisya gak akan bolos lagi, Pa. Meisya janji." "Semuanya sakit, Pa. Peluk Meisya saat kesakitan, Pa," pinta Meisya dengan bergetar. ---><--- Meisya Keyrila Cheryl, gadis kelas sebelas yang hidup dengan penuh rasa sakit. Sakit fisik, dan juga hatinya. Orangtuanya yang tak menganggapnya ada sangat membuatnya merasa benar-benar tak dianggap di keluarganya. Meisya hanya hidup bersama tiga kakaknya yang menyayanginya. Tapi karena suatu masalah, kakaknya menjauh dan membencinya. Bahkan tak jauh berbeda dengan orangtuanya yang tak menganggapnya ada. Walaupun begitu, Meisya begitu bersyukur karena ada laki-laki yang selalu ada untuknya. Menjaganya dan bersikap seolah Meisya adalah adiknya, walau dalam hatinya menyimpan rasa yang lebih. Siapakah laki-laki itu? Lalu penderitaan apalagi yang dialami Meisya? ---><--- Jangan plagiat ya, Sayang! Dosa loh!! Jangan lupa tinggalkan jejak!💙

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan