Merindu (End)

Merindu (End)

  • WpView
    Reads 15,493
  • WpVote
    Votes 1,416
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 19, 2021
Maya, perempuan berusia 28 tahun yang hampir separuh waktu hidupnya dihabiskan Untuk bekerja membantu pengobatan sang Bapak yang sakit keras. Hingga saat bapak nya meninggalpun dia masih harus melunasi hutang hutang tersebut, lalu bagaimana Dengan hidupnya sendiri? apa hidup Memang tak mengizinkan kebahagiaan menghampiri nya atau Memang semesta menginginkan dia mundur Dan memutar arah Untuk menemukan kebahagiaan Dirinya?
All Rights Reserved
#442
maid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Past life Casper
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Jejak Lantai Dansa
  • ADEEVA
  • Luka Yang Sempurna
  • Narasi patah hati
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Dear Boss's Daughter
  • TerraCotta (Completed)

Sedari kecil tidak mengenal seorang ayah, membuat Casper terus mencari tahu tentang sang ayah. Di umur yang ke-9 tahun, neneknya yang selama ini memang tidak menyukainya, menjualnya pada orang asing. Di perpisahan mereka, neneknya hanya berkata bahwa ayahnya masih hidup. Seseorang yang ia pikir sudah mati, ternyata masih hidup. Itu sangat mengejutkan. 5 tahun setelah ia mengerti bahwa ia telah dibuang dan memang tak diinginkan, anak itu kabur dari sebuah organisasi berbahaya yang selama ini menjadi wadahnya untuk bertahan hidup. Ia keluar dari organisasi itu untuk mencari sang ayah, berharap bersama sang ayah hidupnya akan menjadi lebih baik seperti mimpinya. Namun, setelah berhasil menemui sang ayah, hidupnya langsung berubah signifikan. Aturan-aturan yang menjerat ternyata tak lebih baik dari sewaktu masih menjadi anggota kriminal. Sampai pada akhirnya, ia sadar, ia hanyalah seonggok manusia yang tak diinginkan oleh siapapun. Kegelapan kembali menguasai ketika ia mengetahui segala rahasia yang melukainya. "Kalau ayah tau, selama ini aku bermimpi kalau hidup sama ayah bisa buat aku punya kehidupan yang normal. Ternyata nggak ya." Casper tertunduk di atas tanah dengan posisi kedua tangan terikat di belakang. Sementara Charles, pria itu menatap Casper dengan pandangan datar. Ia tak munafik untuk tak mengakui bahwa hatinya terasa nyeri ketika mendengarnya. Namun, ia segera menepis perasaan itu. Jari yang menodongkan pistol pada anak itu semakin mengerat. "Ada pesan terakhir, Casper?" "Aku benci ayah." Charles tersenyum miring. Dorr! Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines