Phantom Brogues : Invasi Pertama [End]

Phantom Brogues : Invasi Pertama [End]

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 20, 2021
Tahun 1152 seorang ksatria hidup sendiri di sebuah rumah dalam pegunungan Gonir. Ia menghabiskan hidupnya hanya menenangkan diri tanpa melakukan sebuah petualangan, tetapi hidupnya yang hanya menenangkan diri berubah setelah ia menemukan seorang perempuan dari kerajaan Borilaht.
All Rights Reserved
#126
chaos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Second Life of Catherine Beatrice Ruzian (End)
  • The  Replacement Lady (End)
  • I'm the Antagonist's
  • Exchange Souls With Villains
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • The Fiance' of Cursed Villain (Segera Terbit)
  • After Travelling I Don't Know Who I'am Woman Or Man
  • Only for Villainess (Tamat)
  • ASRAR [TERBIT]
  • SILKARA [SELESAI]

Follow dulu sebelum membaca [Sebagian part di privat acak] Cahterine Beatrice Ruzian, di hari bahagianya ke-18 tahun. Menjadi hari berakhirnya semua kebahagaian dalam hidupnya. Kejadian tragis yang membuat dirinya mati tanpa bisa membela diri. Perempuan malang itu di fitnah dengan tuduhan yang sama sekali tak pernah di lakukan. Bahkan kakak laki-lakinya berada di kubu kekaisaran Bartlettrix dan tak membela anggota keluarganya sendiri. Hanya kedua orang tuanya yang masih berada di kubu perempuan malang itu. Karena berani menentang kekaisaran Bartlettrix, kedua orang tua Cath juga ikut di penggal, bersama putrinya. Kejadian tragis itu berasal dari sebuah fitnah seorang perempuan yang kedudukannya hanya sebagai pelayan pribadi putra mahkota dan juga sepupunya sendiri. Maka, sebelum dirinya di hukum penggal. Cath sempat merapalkan sebuah mantra yang ia temukan di buku kuno peninggalan leluhur Ruzian, agar di beri kesempatan hidup untuk kedua kalinya. "Di beri kesempatan hidup untuk kedua kalinya, aku akan membalas semua perlakuan tak adil kalian dan untuk menyelamat hidupku, serta kedua orang tuaku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines