Penjara Hidup

Penjara Hidup

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 26, 2023
WpInfo
Puisi
Yang kita ketahui tentang dunia ini hanyalah kebahagiaan dan kesombongan yang tiada henti. Mereka seolah dengan mudahnya memamerkan kualitas mereka untuk berjalan berlenggak-lenggok di hadapan semua orang. Terlalu menyakitkan mata, sampai hati ini iri. Lupa bahwa ada duri-duri yang tumbuh dibalik semua kemewahan dunia ini. Mata tertutup bak diadili penguasa hidup tanpa adanya ampunan. Puisi ini berdiri untuk membuka pintu yang selama ini tertutup. Jejak-jejak kaki yang menjadi saksi kegilaan hidup ini tanpa ada hentinya. ---------------------------------------- Jika kalian suka puisi-puisi ini, jangan lupa untuk support penulis dengan cara vote, comment, dan share ke seluruh teman-teman kamu. ---------------------------------------- ©Copyright 2021 by Laminabil
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#93
suara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lembut Seperti Doa
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Indonesian Poetry
  • Jejak
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Pro
  • ELBRASTA
  • Diksi Dalam Sepi
  • Aksara Tak Bertuan

> "Ini bukan tentang cinta yang penuh drama, tapi tentang tenangnya mencintai seorang perempuan yang membuat dunia serasa melambat, setiap kali ia tersenyum. Tentang lelaki biasa, yang jatuh hati bukan karena ingin memiliki, tapi karena ingin menjaga cara Tuhan menciptakan kelembutan." > Dalam buku ini, kamu akan diajak masuk ke hati yang sedang mencintai, tidak dengan gegap gempita, tapi dengan rasa yang diam-diam tumbuh, mengakar dalam, dan tidak pernah ingin pergi. > Ini kisah tentang mencintai seorang wanita yang begitu cantik dan lemah lembut- hingga dunia terasa lebih indah hanya karena ia ada. --- --- Quotes Pembuka "Cinta bukan hanya soal memiliki, tetapi tentang mendoakan dalam diam, menjaga dalam jauh, dan mencintai dalam segala bentuk keheningan." --- Dedikasi Untuk perempuan yang kusebut dalam setiap doaku, yang membuat malamku bersinar lebih lembut, dan hidupku terasa lebih utuh --- Ucapan Terima Kasih Aku ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang menghadirkan cinta seindah ini ke dalam hidupku. Untuk perempuan yang menjadi alasan mengapa setiap kata lahir dari ketulusan: kau adalah hujan paling syahdu yang pernah aku doakan. Terima kasih juga untuk diriku sendiri, yang mau tetap percaya pada kekuatan cinta, bahkan di saat dunia terasa sunyi. Untuk kamu yang membaca buku ini - semoga hatimu merasakan hangatnya cinta yang tak harus sempurna untuk disebut abadi. --- Tentang Penulis seorang penulis yang percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah bagi perasaan yang paling sunyi. Melalui setiap huruf dan kalimat, ia mencoba mengabadikan rasa rindu, bahagia, dan harapan yang seringkali sulit diucapkan. "Lembut Seperti Doa" adalah karya yang lahir dari perjalanan hatinya - sebuah surat cinta untuk seseorang yang ia kagumi dengan segenap jiwa. ---

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan