Pesan Tanpa Suara

Pesan Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 13, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Hallo semuanya Ini sekumpulan kata mewakili sebuah pesan tanpa suara. Ditulis oleh seorang gadis yang berani mencintai, tanpa berani mengungkapkan. Tulisan ini, sengaja ditulis untuk mengungkapkan rasanya pada sosok lelaki idaman. Bukan hal yang mudah, menunggu keseriusan hati untuk saling mencintai. Kisah nyata, yang sengaja dibuat untuk mengaplikasikan antara rasa dan egois kita. Rasa, dengannya manusia dapat mengalahakan keegoisan diri. Bahkan ada yang rela mati. Sedangkan egois, adalah bawaan diri yang menghasilkan gengsi. Antara rasa dan egois hanya berbeda sedikit saja. Mencintai adalah hal yang biasa. Namun, ketika kita berdialog dengan keduanya, menciptakan bumbu yang sedap untuk kehidupan. Teman... ini adalah caraku mengungkapkan perasaan lewat barisan kata yang mungkin tidak ada makna. jika. kalian berkenan, silahlahkan. mampir dan tinggalkan jejak diri yah. salam hangat untuk kalian para readersku. panggilsajami
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Kamu [SELESAI]✔
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Second Hearts
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • LALA
  • Inside Me [END]
  • BAYANGAN HARAPAN [END]

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines