AZANI UNTUK HERI [SELESAI]

AZANI UNTUK HERI [SELESAI]

  • WpView
    Reads 14,392
  • WpVote
    Votes 596
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Apr 21, 2021
"Katanya lo suka sama gua. Kok malah nyaman sama Philipus?" tanya Azhar menatap Azani yang diam menatapnya dengan heran. "Dia cuma teman aku." jawab Azani. Azhar mengangguk "tau." "Tapi bisakan lama lama jadi demen?" Azani diam. "Jauhin Philipus." ujar Azhar membuat Azani menyerngit heran. "Kita pacaran." lanjut Azhar tanpa memperdulikan raut wajah Azani yang kaget. Azani masih diam. Dia menoleh kearah sampingnya dan kaget saat Heri yang tak jauh darinya berdiri menatapnya dengan Azhar. Setelah itu, lelaki itu berlari tidak tahu kemana. "Aku ga bisa. Maaf." Setelah Azani mengatakan itu. Dia langsung berlari mengejar Heri meninggalkan Azhar yang diam mematung didepan kelas. ^^Diantara banyak pilihan. Pada akhirnya aku tetap memilihmu.^^ -Writing by Wiwin Adesiska Silaban♥♡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Paradise
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • ZAVI & AZA
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • Sweet Combat
  • [REVISI] KETUA KELAS VS BENDAHARA
  • Alice & Adrian
  • Om, Ayo Nikah!
  • ARUMILA

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines