Partner Ngeselin!

Partner Ngeselin!

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 17, 2021
Jangan lupakan Voment dan follow:) "Lo ini ngeselin banget dah! bukannya kerja malah asik nge-gombal ke janda-janda." "Ini kan pekerjaan lo, ngapain gue harus ikut campur tangan." "Lo kan partner gue, itu kata bokap lo yang ngejebak bokap gue pastinya." "Eh asal lo tahu ya, bokap gue gak selicik bokap lo ke rubah." "Apa lo bilang bokap gue kek rubah, berarti bokap lo tu yang kek musang!!!" "Enak aja! Ini semua gara-gara bokap lo dulu yang mulai permainannya dan apa? dia kalah dan lo harus menyelesaikan kekalahan dari perbuatan bokap lo." "Alta lo kurang ajar ya!!!" teriak Rilda lalu menarik baju Alta membuat Alta kini menjabambak rambut Rilda yang terikat di depan saja lalu di gerai di belakang. "Lepasin Alta!!! rambut gue kena nakjis dari lo!!!" "Baju gue lebih nakjis di pegang sama lo." "HEY! KALIAN BERDUA NGAPAIN?! BUKANNYA SELESAIIN MISI MALAH BERANTEM, CEPET KESINI." ucap seseorang membuat mereka menoleh bersamaan dan melepas pegangan satu sama lain dan langsung saling membung muka.
All Rights Reserved
#20
berantem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • ON SIGHT (Completed)
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • LEADER MAFIA GIRL [END]
  • ALEXANDER (COMPLETED)
  • Sudut pandang (felisha)
  • UNIT KILLER SAVAGE (END)
  • Im Yours.
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines