The Gifted

The Gifted

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 26, 2021
[Follow sebelum membaca] Pernahkah kamu bertanya apa gunanya belajar dengan keras? Pernahkah kamu merasa tidak ada guru yang memahami kita? Pernahkah kamu merasa kesal dengan sistem sekolah konyol yang bahkan tidak kita inginkan? Pernahkah kamu penasaran kenapa sekolah hanya tertarik pada murid luar biasa, tanpa melihat penderitaan kita? Dan berapa lama kita harus bertahan? Hari ini akan ku ceritakan kisah sekolah ini. Ini kisah sekolah yang bernama SMA Ritdha dan kelas istimewa yang di sebut "Kelas Berbakat". ~~~ Aku sekarang sedang berada di koridor atas lalu melemparkan ponsel ku kebawah, yang sudah ku tali dengan parasut telur. Setelah itu aku pun tertawa kecil namun tiba-tiba aku di kejutkan seorang guru perempuan yang terkenal kejam di sekolah ini dia selalu membawa penggaris panjang kemana-mana dan juga dari belakang ada guru laki-laki yang mengejar ku tadi. "Berhenti! Kenapa kamu lari?" Kata guru itu. "Halo, Bu" Sapa ku pada guru perempuan itu. "Kenapa berisik." Tanya guru perempuan itu. "Anak ini mencuri teleponnya yang di sita Bu Ladda." Kata guru laki-laki itu yang masih ngos-ngosan karena mengejar ku. "Kelas 8 lagi? Berikan ponsel mu!" Suruh Bu Ladda sedangkan aku pura-pura meraba saku di seragam ku dan juga saku celana ku. "Tidak ada," jawab ku enteng. "Bohong! Pasti kamu melemparnya ke bawah." Kata guru laki-laki itu sambil beracak pinggang. "Itu ponsel pak, kalau aku lempar rusak dong!" Bohong ku. "Lihat benar-benar tidak ada pada ku. Ibu mau aku buka celana?" Kata ku yang sudah bersiap melepaskan celana. "Berhenti," kata Bu Ladda. "Ya sudah kamu kembali ke kelasmu!" Suruh Bu Ladda lalu pergi melewati ku. "Baik," kata ku tersenyum penuh kemenangan lalu pergi ke kelas ku. Cerita ini ku copy dari series the gifted Thailand yang tayang di tv gmmtv. Start : 20 April 2021 End : -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • I'm The Villainess [END] [KUBACA]
  • My Duchess / End
  • Tabir Fakta
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Everything Happens for a Reason
  • Forever Friends ( End )

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines