sajak puisi

sajak puisi

  • WpView
    Membaca 281
  • WpVote
    Vote 40
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 1, 2023
WpInfo
Puisi
Hanya rasa yang diungkapkan secara sederhana. Jikalau jiwa semakin gundah, maka kata-kata adalah sarana terindah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#927
sajak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Diam
  • Lembut Seperti Doa
  • Aksara Tak Bertuan
  • Nasihat dalam Puisi
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • ABSURD QUOTES I
  • Menanti dalam istiqomah
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan