M - 24 Expedition

M - 24 Expedition

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 14, 2021
Aradhana dan Kayshila adalah 2 anak berkebangsaan Indonesia yang kehebatannya telah diakui di seluruh dunia, mereka orang berjasa yang menemukan Gelembung Lazuardi, sebuah atmosfer buatan yang dipakai di planet Mars, tempat para manusia tinggal. Atmosfer ini memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah dapat menahan masuknya asteroid atau benda luar angkasa lainnya yang dapat membahayakan planet Mars. Berkat kehebatan dua anak tersebut, NASA menugaskan mereka untuk melakukan ekspedisi ke bumi supaya mereka dapat memasang gelembung lazuardi ke atmosfer bumi dengan bantuan satelit yang mereka buat sendiri. Kayshila ternyata memendam perasaan iri dengki dan benci terhadap Aradhana. Ia tidak suka karena saat ini Aradhana lebih terkenal darinya. Penemuan Aradhana lainnya sangat diakui oleh pihak NASA, sedangkan penemuan - penemuan Kayshila tidak pernah diakui. Kayshila juga iri akan kepintaran Aradhana. Kayshila melaksanakan niat jahatnya kepada Aradhana. Saat hari ekspedisi, Kayshila melakukan tindakan gegabah yang menyebabkan roketnya terpental menuju sebuah lubang hitam supermasif paling berbahaya se - galaksi bima sakti. Akankah ia selamat? Maukah Aradhana menolongnya? Bagaimana dengan ekspedisinya?
All Rights Reserved
#781
fiksiilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • All Too Well
  • Atlan: Another World
  • LANGITKU BERWARNA KAMU
  • [TAMAT] GENDANA : Satya Timun Mas
  • My Dearest From Andromeda
  • My Beloved Revenge [END]
  • GADIS DINGIN DAN MISTERIUS S1(END)
  • NASKAH KUNO DAN REVOLUSI YANG TERHAPUS

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines