Jangan Ada Air Mata

Jangan Ada Air Mata

  • WpView
    Reads 1,118,768
  • WpVote
    Votes 104,289
  • WpPart
    Parts 93
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 19, 2025
Prisha nyaris menghabiskan dua windu hidupnya untuk mencintai seorang saja pria. Terjabak friendzone sedari remaja, Prisha tidak pernah menyangka jika patah hatinya gara-gara Paradikta menikah dapat membuatnya hampir mati konyol. Dia baru saja bebas dari jerat derpresi saat melihat Paradikta justru kembali ke dalam hidupnya dengan aroma-aroma depresi yang sangat dia kenali. "Kamu pikir, kematian bakal bawa kamu ke mana? Ketemu Saniya? Kamu yakin udah sesuci dia? Jangan ngimpi Radi!" "Mimpi? Ngaca! Bukannya itu kamu? Menikahi saya itu mimpi kamu kan?" Dan, Prisha tahu jika Paradikta yang dua windu lalu dia kenal saat ini sudah tidak lagi ada.
All Rights Reserved
#981
secondchance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Day You Came [END]
  • Arah Pulang yang Hilang
  • The Choice
  • Di Tepi Bayangan
  • Undercontrol
  • Friend's Zone's
  • Behind the Story • Kaistal
  • Then
  • CHAVANDA
  • Married With Presma

Shaza merasa sudah gila ketika menuruti permintaan orang tuanya untuk menikah demi mendapatkan restu berkuliah di luar kota. Lebih gilanya lagi, dia akan menikah dengan mantan tunangan Shania-kakaknya yang telah meninggal dunia. Shazana Nareswari tidak mungkin melepaskan mimpi yang telah ia perjuangkan dua tahun, tidak juga ingin menjalin hubungan dengan laki-laki yang terakhir kali dalam ingatannya sedang menangis di pemakaman perempuan lain. Di tengah kebimbangan, Pradnya Rahandika Wardhana datang memberikan solusi penawaran kontrak pernikahan. Tanpa berpikir panjang, Shaza menyetujuinya: menjadi pasangan suami istri sampai lulus kuliah. Dia yakin, bersama Prad, menjalanin pernikahan kontrak tidak akan sesulit yang dibayangkan. Lagi pula, dari kontrak hingga perjanjian yang ia ajukan, Shaza adalah pihak paling diuntungkan. Namun, semesta selalu punya cara untuk mengejutkan. Semakin lama, garis yang memisahkan batas perjanjian dan kenyataan mulai memudar. Shaza pun dihadapkan pada dilema: apa yang akan terjadi ketika semuanya tidak lagi sesederhana yang ia bayangkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines