MENGABDI

MENGABDI

  • WpView
    Reads 65,963
  • WpVote
    Votes 4,445
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 18, 2023
Setelah kepindahanya ke Jogja dan kini bekerja di kantor Notaris dan PPAT, Ailani Aqilah hanya dibuat sibuk memikirkan hal yang membuat ia illfeel terhadap suaminya. Seperti orang bilang : Jangan terlalu cinta nanti jadi benci. Jangan terlalu benci nanti jadi cinta. Berlaku pula untuk Qila : jangan terlalu illfeel nanti jadi.... Ah, Qila jadi merasa insecure kalau rasa illfeelnya ke suami akan menjadi boomerang untuknya. Cerita ini hanya fiksi belaka. Apabila terdapat kesamaan latar, nama tokoh, ataupun karakter adalah suatu kebetulan yang tidak disengaja. Rank #1 jogja (10/1/22) Rank #1 marriagelife (26/5/22) Rank #4 chicklit (12/1/23)
All Rights Reserved
#9
kearifanlokal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • As Possible
  • ATTHALLAH
  • Lantunan Cinta Dari Khalilla ✔
  • La Douleur Exquise
  • AIR MATA DI CADARKU
  • Kerfuffle (Tamat)
  • Cinta Sendiri
  • Passive Voice
  • Rebound Love (END)

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines