MONSTER! NOT BAD

MONSTER! NOT BAD

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2022
ini tentang seseorang monster yang di pertemukan dengan orang bermuka dua ahhh tidak berkepribadian ganda, kadang baik kadang licik sampai gak mau nya punya saingan untuk harta keluarganya dia membuat mama nya terus keguguran dengan sengaja atau tidak sampai rahim mama nya di angkat saat mamanya hamil anak terakhir juga adik nya yang bahkan belum terbentuk sempurna monster itu yang membuat si muka dua kesal karena sang monster berserta adik nya di adopsi oleh sang mama saking kesalnya dia selalu membuat mama nya sakit sakitan karena membawa kedua orang asing itu sampai akhirnya mamanya menghembuskan nafas terakhir nya papa nya yang depresi mengakhiri hidupnya, di depan sang anak. si muka dua itu tersenyum saat papa nya menatap nya dengan rasa bersalah sebelum meninggal "akhirnya penghalang ku pergi" - Gea zama putri Shiro "kenapa dia membunuh penghalang ku? ahh tapi tidak papa karena itu akan mempermudah ku untuk memiliki nya" - Gio sean putra keandra "kenapa jadi begini" - Gino seano putra keandra
All Rights Reserved
#103
obsesion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALKARA ( TAMAT)
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Transmigrasi Bunda
  • TIME will TELL {On Going}
  • "Cold Outside, Warm Inside"
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • [BL] Sudden Omega
  • ALDEANDRA [TERBIT]

Alkara Pradipta Alexius tumbuh dalam dunia yang keras-dipaksa sempurna, dicintai dengan syarat, dan disakiti oleh orang yang seharusnya melindunginya. Ketika akhirnya ia menemukan cahaya lewat orang-orang terdekat, termasuk Yuna, dunia kembali merebut segalanya darinya. Atau... mungkin, justru Kara sendirilah yang menghancurkannya. Terlalu trauma, terlalu rapuh, Kara kehilangan kendali dan-tanpa sadar-menghabisi satu per satu orang yang paling ia sayangi. Dalam pikirannya, ia hanya ingin mereka bebas dari luka yang pernah menelannya hidup-hidup. Tapi ketika ingatan kembali, Kara hanya bisa berdiri di tengah kehancuran yang ia ciptakan sendiri. Sebuah kisah tragis tentang cinta, luka, dan bagaimana kadang orang hanya ingin bebas-meski caranya salah. Kara bukan pahlawan. Bukan juga monster. Ia hanya manusia yang terlalu lama sendirian dalam gelap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines