Dhimas-Zone <Lucky>

Dhimas-Zone <Lucky>

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Terperangkap dalam zona yang belum pernah gue bayangkan. Zona yang lebih membahayakan? dari Friend-zone dan Brosis-Zone. Zona yang hanya dimiliki dan dialami oleh gue, zona itu disebut Dhimas-Zone. Sekali terperangkap, sulit untuk keluar Sedikit kisah remaja akhir dari Queen Proses Queen pada zonanya, Dhimas-Zone Disclaimer Cerita ini pure dari pengalaman gue yang sebenarnya sangat jauh dari kata ✨wattpad-able✨ oleh karena itu akan ada bubuhan imajinasi gue yang membuat cerita ini menjadi cerita yang ✨wattpad-able✨. Jadi masih kah cerita ini pure? 📍Cerita ini asli milik saya, dari otak dan pengalaman saya
All Rights Reserved
#11
bahasakasar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN
  • Sebuah Rasa
  • Back To Home
  • Friendzone?
  • Consciente
  • Arfan & Syeira
  • Zona Teman (Story Of Fasya)
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines