14 Day's in Parijs van Sumatra

14 Day's in Parijs van Sumatra

  • WpView
    Dibaca 117
  • WpVote
    Vote 31
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 26, 2021
WpInfo
Fiksi
Aksi dan Thriller
Nertaja Bumiditira memimilih kota Parijs Van Sumatera sebagai persinggahannya, sekaligus mencari inspirasi untuk novel terbarunya. Namun petaka pun menghampirinya hingga membawanya pada seorang Polisi bernama Yesaya Gideon Meliala. *** Nertaja hanya punya waktu 14 hari sebelum kembali ke Jogja dan merampungkan naskahnya. Taja pun memilih kota Medan untuk liburannya kali ini, sekaligus mencari penyegaran untuk pikirannya yang sedang terkena writers block karena memilih keluar dari zona amannya-genre Sci-Fi. Hari pertama menginjakkan kaki di Medan semua berjalan dengan baik. Hari kedua Taja memulai petualangannya, namun di hari ketiga kesialan menimpanya. Taja kejambretan saat ia ingin memesan taksol di depan salah satu mall, semua barang berharga seperti HP, dompet, kartu identitasnya raip dibawa si penjambret. Untungnya Taja masih menyimpan uang di dalam kaos kakinya, beserta alamat hotel tempatnya menginap. Namun, ternyata kesialannya tidak berhenti di situ saja, Taja harus kehilangan uangnya yang terbawa angin karena terjatuh saat menabrak seorang pria jangkung yang mengaku sebagai polisi. "Kamu! Itu uang saya satu-satunya! Kamu harus tanggu jawab, ganti rugi!" "Ih, apa pulanya kau ini! Kau yang jalan gak pake mata, aku pulak ko salahkan, gila ko ya?!" "Argh, kamu! Saya gak mau tau, kamu harus ganti uang Saya, Saya gamau ya jadi gelandangan!" Dan hari-hari Taja di Varis van Sumatra yang sebenarnya baru akan dimulai. *** ˢᵗᵃʳᵗ: ¹⁶ ᴬᵖʳⁱˡ ²⁰²¹ ᶠⁱⁿⁱˢʰ: - ᵀⁱᵈᵃᵏ ᵐᵉⁿᵉʳⁱᵐᵃ ᵖˡᵃᵍⁱᵃᵗ ᵈᵃˡᵃᵐ ᵇᵉⁿᵗᵘᵏ ᵃᵖᵃ ᵖᵘⁿ. ᶜᵉʳⁱᵗᵃ ⁱⁿⁱ ʰᵃⁿʸᵃ ᶠⁱᵏˢⁱ, ᵈᵃⁿ ˢᵉᵇᵃᵍⁱᵃⁿ ᵗᵉᵐᵖᵃᵗ ᵃᵈᵃ ᵈⁱ ᵈᵘⁿⁱᵃ ⁿʸᵃᵗᵃ. ᴰⁱᵐᵒʰᵒⁿ ᵏᵉᵇⁱʲᵃᵏˢᵃⁿᵃᵃⁿ ᵈᵃˡᵃᵐ ᵐᵉᵐᵇᵃᶜᵃ. ᵀᵉʳⁱᵐᵃ ᵏᵃˢⁱʰ!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#124
bumi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Transmigrasi Adella
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Cinta Pertama (Yoyo&Hana)
  • Anugerah Terindah (Selesai)
  • MANTAN? BODO AMAT (SUDAH TERBIT)
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • Not Like The Movies

!!FOLLOW SEBELUM MEMBACA💌!! Tasya Rahmadani, primadona SMA Erlangga, dikenal bukan hanya karena kecantikannya tapi juga karena kebiasaannya yang kejam-membuat pria jatuh cinta, lalu meninggalkannya tanpa perasaan. Di balik pesona manisnya, ia menyimpan sisi gelap: mempermainkan hati demi ego semata. Dan ketika para mantannya mulai memberontak, Tasya tak pernah risau. Ia punya satu tameng yang selalu bisa disalahkan-Adella Adiwara, sahabat cupunya yang terlalu baik untuk menolak. Hingga akhirnya, tameng itu hancur. Adella mati di tangan para mantan yang marah, dikorbankan oleh sahabat yang ia lindungi. Tasya? Ia tetap tertawa, hidup bahagia bersama pria-pria yang dulu ia sakiti, seolah tak terjadi apa-apa. Tapi kisah ini belum selesai. Della, seorang gadis dari dunia nyata, tak sengaja masuk ke dalam novel Tasya Milikku. Kini, ia berada dalam tubuh Adella sang korban. Bedanya, Della tak akan tinggal diam. Ia akan mengubah cerita yang ditulis dengan tinta kejam itu-atau mati mencobanya. Namun, dunia dalam novel ini bukan sekadar romansa remaja. Ini adalah dunia di mana cinta bisa menjelma menjadi obsesi, dan setiap pria yang mengelilinginya menyimpan niat yang tak bisa ditebak. Dari yang lembut namun berbahaya, sampai yang tampan tapi mematikan. "So pretty, baby." - pria pertama menatapnya seperti harta yang harus dimiliki. "Aku menyayangimu..." - pria kedua menyentuh pipinya dengan penuh luka. "Aku menjadi gila karena kamu." - suara berat pria antagonis itu terdengar seperti janji kutukan. "Bolehkan aku membunuh mereka semua?" - tatapan tajam pria itu nyaris menyayat. "Cinta butuh pengorbanan, bukan?" - figuran yang tak pernah benar-benar hanya figuran. "I love you and only you." - kalimat terakhir sebelum darah tercecer di lantai. Della kini dikelilingi oleh pria-pria yang tak hanya mencintainya... tapi juga terobsesi memilikinya. Dan di tengah semua itu, satu pertanyaan menggema dalam benaknya: "Kenapa gue harus masuk ke cerita sampah ini?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan