Sstt... This is Secret!

Sstt... This is Secret!

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 2, 2024
Hah! Kenapa si harus ketemu dia? Bukannya gimana-gimana ya, tapi kan aku males banget. Nggak di medsos, nggak di TV, nggak di kantor, bahkan saat ini, pas aku lagi pengabdian di desa terpencilpun aku tetep liat dia. Bedanya ini asli! Bukan bentuk 2D tapi bentuk 3D! Aku tuh muak banget sama artis itu! Si Sad Boy yang alay banget. Enek banget liat instagramnya yang captionnya alay to the max. Tapi kok bisa ya like nya tembus satu juta. Hmm, aku agak bingung. Jangan-jangan dia beli like!! Eh tapi kalo inget pendukung couple itu yang ganas-ganas nggak bingung si jadinya. "Selen awass!!" "AAAWWWW" Belum sempet aku kaget pas denger Cica manggil namaku, aku langsung ngerasain pantatku sentuhan sama tanah, udah gitu tanahnya becek lagi. Sakit banget ya Allah. "Ish siapa si yang dorong?!" Aku langsung nengok ke belakang buat liat orang jahanam yang dorong aku. Pas aku udah liat tuh jahanam, aku reflek melotot. Artis itu! Mukanya nyebelin banget sumpah! Nahan ketawa! "Maaf ya" Udah gitu doang? Iya bener, gitu doang. Abis itu dia langsung nyusulin kru-kru film. "Sel, lo beruntung banget sumpah!" "Hah apanya yang beruntung. Sakit tau nggak" Aku menggerutu sambil mencoba untuk berdiri. Huwaaa, males banget ganti celana. Tapi ini tuh tembus sampe kulit pantatku basah, mau nggak mau harus ganti. "Lo beruntung banget bisa ketabrak sama Aarav!" itu diucapin Cica dengan mata berbinar-binar loh saudara. Aku langsung memasang wajah sewot. "BERUNTUNG MATA LO. Sakit nih pantat gue, udah gitu dia nggak bantuin woy. Cuma bilang maaf sambil nahan ketawa! Fix sih bakal gue sebarin di Quora sifat asli Aarav Ramiro Javas biar viral tuh dihujat!" Aku ngomong ini berapi-api banget. Fix banget bakal aku sebarin ke Quora.
All Rights Reserved
#2
gimmick
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Sudut pandang (felisha)
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • The Man
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Sesal Yang Terlambat
  •  Cuman Kebetulan

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines