Terjebak 30 Hari Di Dalam Sumur

Terjebak 30 Hari Di Dalam Sumur

  • WpView
    MGA BUMASA 87
  • WpVote
    Mga Boto 29
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Apr 15, 2021
*Jangan lupa di vote dan komen☝☝☝ Selamat membaca🙏*.... *Biar semangat buat cerita lagi... Cerita: Menceritakan anak anak asrama yang bernama Elsa dan Lisa, Elsa dan Lisa terjebak di dalam sumur selama 30 hari hingga Lisa pingsan, tetapi masih ada yang bisa menolong mereka dan kembali keluar dari sumur yang gelap itu Lebih detail nya baca ya🙏 Tokoh nya: Elsa(utama) Lisa(utama) Ibu Delia Dll Konfik: Karena Elsa Pingin masuk ke dalam sumur karena Elsa penasaran dengan sumur gelap itu dan terjadi masalah besar bagi mereka hingga 30 hari di dalam sumur yang gelap itu.
All Rights Reserved
#241
nonfiksi
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Love Melodies [END]
  • Aku Dia Berbeda [END]
  • AZKASEA [TERBIT]
  • The PRINCESS diaries 🎀 ( on going )
  • Male lead Antagonist
  • NISKALA CINTA [END]
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • almost hate
  • ASKALENTA

Terkadang seseorang memiliki harapan yang tidak dapat diungkapkan, namun ada tiga hal yang akan selalu mendengarkan harapan itu: Tuhan, lilin, dan bintang jatuh. Itulah mengapa kita selalu berdoa kepada Tuhan, mengucapkan harapan pada saat ulang tahun, dan memohon pada bintang jatuh. --- "Apa yang kau lakukan padanya?" Reina tertawa sarkas mendengar itu. "Kau seharusnya bersyukur aku tidak menancapkan pisau itu di dadanya." Reina menunjuk-nunjuk dada itu sebelum tangannya ditepis kasar. "Stay away from her!" "Jika itu yang kau mau, maka berhentilah mendekatinya. Bukankah aku sudah bilang, kau hanya milikku seorang, jika aku tidak bisa memilikimu, maka tidak ada orang lain yang boleh memilikimu. "Aku bisa melukainya lebih lagi jika kamu mau!" teriak Reina kembali tertawa sarkas. --- "Ambulans! Cepat panggil ambulans!" Darah itu terus mengalir membasahi bajunya. Tangannya yang dingin terangkat menyentuh air mata yang mengalir turun membasahi pipinya. Suara itu memanggil namanya semakin keras saat pandangannya menjadi gelap. (c) 2023

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman