MY POSSESIF PSCYCHOPATH!

MY POSSESIF PSCYCHOPATH!

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 15, 2021
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] 🚫PLAGIAT DILARANG MENDEKAT! INI MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI! *** "kalo gue lebih gimana?" tanya Kenzo sedikit mengukir senyum smirk nya. "h-hahh?!" Dira menggeleng. Dengan ekspresi membagongkan. "gue tanya, kalo perasaan gue lebih dari seorang sahabat gimana." Kenzo melangkah maju, sekarang tubuh Dira terkunci oleh tubuh Kenzo karena terpentok dinding. "heh! Sadar lo bocah! Kita itu sahabat dari kecil, mana mungkin lo bisa suka sama gue yang buriq ini." Dira mendorong tubuh Kenzo. Tapi, apalah daya Dira yang lemah melawan tubuh Kenzo yang besar? "hm? Tapi buktinya ada, dan itu gue. Putusin cowok brengsek itu, dan kita jadian." ucap Kenzo tanpa bantahan. "t-tapi lo- "Gue nggak terima penolakan. Paham?" dan Dira hanya mengangguk. "nanti pulang gue jemput, ke kelas. Dan kalo sampe lo pulang duluan, lo tahu apa yang bakalan terjadi?" Dira menggeleng. Raut wajahnya ketakutan. Baru kali ini Dira melihat Kenzo semenyeramkan ini. Kenzo mendekatkan wajahnya ke telinga Dira. "siksa atau mati." bisik Kenzo, membuat Dira merinding. "Nggak usah bercanda lo gentong minyak!" Dira berusaha tetap terlihat tenang. *** Gimana kalau kita sahabatan sama psikopat, dan sayangnya kita friendzone sama dia? Ikuti cerita ini sampai ending! Miss klean semuaa okeyy! 🤙🥔.
All Rights Reserved
#571
psikopat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melody Arthadiesa
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Arsyilazka
  • KIARA [END]
  • CINTA ITU INDAH YA?
  • Belia & Keandra (END)
  • dimana janji tersebut

"Lo anak baru mending lo jauh jauh dari gue, jangan pernah deket deket sama gue lagi! nasib gue tuh jadi sial banget setiap kali deket lo" marah Aleo terhadap Melody. --- "Lo semua masuk ke kelas biar gue yang temenin dia" ujar Aleo sembari menoleh ke arah Melody sebentar lalu membuang pandangannya "Jadi, siapa dulu nih yang mau ngomong? Atau mau diem dieman terus sampe pulang sekolah?" tanya Melody memulai pembicaraan "Kalo mau tidur tidur aja" ujar Aleo cuek "Yaudah, tapi lo jangan macem macem sama gue, awas lo" ujar Melody "Lo pikir gue cowo apaan" balas Aleo "Ya kali aja gitu kan nggak tau juga" ujar Melody namun tidak di hiraukan dengan Aleo, Melody pun berbalik membelakangi Aleo yang sedari tadi kaku. "Mau lo apa sih Al, kadang baik kadang dingin banget, susah banget di tebak" monolog Melody dalam hatinya --- "Nah gitu dong, senyum kek.. baru kali ini gue liat lo senyum" ujar Melody memandangi wajah tampan Aleo yang sedang fokus mengobati lukanya "Jangan diliatin terus, ntar lo suka lagi sama gue" balas Aleo yang sadar dirinya di tatap begitu lekat oleh Melody "Hah? S..siapa lagi yang ngeliati tte..terus, gr banget" jawab Melody terbata bata "Awhh pelan pelan dong Al, sakit tau" Melody mengalihkan topik "Iya sory, tadi katanya nggak sakit" usil Aleo

More details
WpActionLinkContent Guidelines