Rahel

Rahel

  • WpView
    Прочтений 31
  • WpVote
    Голосов 2
  • WpPart
    Частей 5
WpMetadataReadДля взрослыхЗавершенная история втр, дек. 28, 2021
{FOLLOW SEBELUM MEMBACA‼️} "ayah,el salah apa?kok ayah suka diem sama el?kalo el banyak tanya ayah langsung pukul kaki rahel.kaki rahel jahat ya,yah?"tanya si kecil rahel saat usianya masih 5 tahun.umur yang sangat muda untuk menerima semua didikan keras ayahnya. ------------------------------------ "el,jadi anak baik ya nak.yang akur sama ayah.bunda sayang kamu.maafin bunda ya?" "bunda ngomong apasi?bunda tau manusia paling kuat,paling keren,paling cantik di dunia?nih coba bunda liat orangnya di kaca.apa yang bunda liat?ya,itu dia orangnya.bunda sembuh ya.bunda sama nenek harus saling menjaga satu sama lain.ga boleh ada yang pergi.el ga izinin bunda ataupun nenek pergi" "el,maafin bunda.maafin nenek juga.bunda sayanggggg banget sama anak bunda satu ini.jadi,maafin bunda ya?" °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Rahel,seorang anak perempuan periang,punya senyum secerah matahari,cantik seperti bundanya,cerdas,berbakat,dan juga menjadi kebanggaan keluarganya dan sekolahnya.apa yang terjadi jika dunianya hilang di ambil kembali oleh yang Maha Kuasa? Bunuh diri itu bukan solusi,itu awal dari masalah,kata bunda.seseorang itu pergi karna tugasnya sudah selesai.ia harus melaporkan pekerjaannya pada yang Maha Kuasa. Rahel,hidupmu terlalu mudah untuk hamya menyerah sampai di sini saja.semua orang tau kau kuat,kau wanita tegar.berjuang ya? Dalam proses pendewasaannya,rahel bertemu dengan seseorang,yang belum pernah ia dapatkan selama hidupnya.laki laki yang menjaganya dan seorang teman rasa saudara kembar?bisa di katakan begitu. ⚠️REAL DARI IMAJINASI AUTHOR. ⚠️PLAGIAT DI LARANG MENDEKAT!!!
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Rapueenla
  • Perihal Sandwich(End)
  • AFKARA [END]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • BBS: MEANING HAPPY|END|.
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • NADIRAEFAL
  • AIRA [On Going]

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту