Arsel

Arsel

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 8, 2025
Rasa cinta tidak dapat kita atur untuk jatuh kepada siapa, jika bisa memilih tempat untuk menyimpan rasa itu kita pasti akan memberikannya kepada seseorang yang tepat. Lalu bagaimana jika rasa itu jatuh kepada orang yang tepat tetapi terhalang oleh restu dan keadaan? Apakah kita bisa bersama atau malah sebaliknya?
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • orang yang selalu menunggu ku
  • You Are Different In My Eyes
  • Cinta Dan Rahasia
  • dialah yang terbaik
  • kita dan waktu. [End]
  • Begin Again
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines