We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Meet You

Meet You

  • WpView
    Reads 29,019
  • WpVote
    Votes 1,180
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
" Kalau lo ketemu cewek yang namanya Hana, jangan mudah ke ge-er an kalau tiba - tiba dia ngeliatin lo." ================================ Bermula dari undian bangku kelas, dunia Zryld mendadak menggerahkan. Tiap menit rasanya sebuah tatapan tidak lepas darinya. Hana. Cewek yang sangat menyukai warna abu - abu adalah sumber kegerahan Zryld. Tiap ada kesempatan Hana akan selalu melihat bola mata berwarna abu - abu milik Zryld. ================================ " Udap puas lo liatin gue ? " ( Zryld Prayoga ) " Gue nggak bakal pernah puas liatin lo. Darah blasteran ngebuat lo punya warna mata yang gue suka. Abu - abu. Jangan suruh gue buat nggak ngeliatin lo. Karena gue nggak bisa." ( Hana Fardiansyah )
All Rights Reserved
#218
highschoollife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Rannia√
  • Fuckgirl Career ✔️
  • Sorai
  • Sayang
  • IDOL [TAMAT]
  • Yo Dream | Nct Dream✔(Terbit)
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • GHAVARI
  • Inside You

Sekolah. Sekedar- ladel atau judul untuk bangunan yang menjulang tinggi yang menerima ratusan remaja yang katanya menuntut ilmu pendidikan. Apa itu sekolah? Yang ia tahu tempat ini adalah jelmaan neraka yang menggerogoti jiwa pelan-pelan. "Lo!!! Benar-benar licik!!" Teriakan itu meledak ke udara penuh emosi yang tidak bisa di jelaskan. "Hahahaha." Tertawa menggema, palsu, dan nyaring. Tangan terangkat menghapus jejak air mata gaib, padahal tidak ada air mata yang turun dari netra cokelatnya, mata itu kering tangis itu hanya sandiwara. Tawanya padam secepat kilat, seketika wajah itu berubah serius, seolah tidak pernah mengenal tawa. "Thanks for the praising to me." Wajah yang tadinya tertawa ceria langsung tergantikan dengan wajah yang berubah dingin, bahkan aura mengintimidasi mencekam lawan. "Gue nggak suka basa-basi," katanya pelan tapi menusuk. "Keluar dari sekolah ini dan point lo untuk gue! Atau......." Senyumnya miring dan beracun terukir. "Scandal lo gue sebar," tersenyum smirk. Menatap wajah gadis di depannya yang sudah pucat. "Lo ngancem gue??" Sebisa mungkin siswi bernama Velena itu terlihat berani. Ia tidak mau kelihatan takut di depan gadis dengan tai lalat di ujung mata kanannya itu. "No!" "Hanya memberikan saran," ujarnya santai." Saran gue ini bagus, nyelametin lo dari rasa malu, kedepannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines