JANGAN BERCERMIN!

JANGAN BERCERMIN!

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 26, 2023
Dua tahun silam Avery mengalami kecelakaan yang menyebabkan kebutaan. Bagaimana rasanya saat mata yang buta kini kembali melihat, tapi menyampaikan banyak misteri dalam penglihatannya di hadapan cermin? Makhluk tak kasat mata terlihat setiap dirinya bercermin, kejadian-kejadian di luar nalar mulai dirasakan saat mata kembali melihat dunia. Siapakah pendonor mata Avery? Dapatkah penglihatannya kembali normal di hadapan cermin seperti manusia pada umumnya? Mempercantik diri di hadapan cermin tanpa merasa was-was. Apakah semua misteri ini dapat terpecahkan tanpa ada nyawa yang melayang?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • ABIKARA ( END)
  • GATE OF DESTINY
  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • Love The Struggle
  • Moon Promise
  • 💫Three Stars Divided 💫
  • Veil of mourning
  • Ketika Kita Tidur
  • Nightmare Diary

PROLOG - GUNUNG SALAK Malam itu, angin dingin berembus perlahan di puncak Gunung Salak, membawa bisikan halus yang terdengar seperti suara-suara dari masa lalu. Langit dipenuhi awan pekat, menyisakan sedikit celah bagi rembulan untuk mengintip ke dunia. Di kejauhan, suara burung hantu terdengar sayup, bercampur dengan gemerisik dedaunan yang tertiup angin. Suasana terasa begitu sunyi, tetapi ada sesuatu di udara-sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa, sesuatu yang mengawasi. Gunung Salak bukan sekadar gunung biasa. Di balik keindahan dan mistisnya, tersimpan rahasia yang hanya diketahui oleh segelintir orang. Legenda tentang kerajaan gaib, makhluk-makhluk yang bersemayam di dalamnya, serta cerita-cerita pendaki yang hilang tanpa jejak, semuanya menjadi bagian dari kisah yang tak pernah selesai. Di sinilah perjalanan Ardan dan kelompoknya dimulai. Sebuah pendakian yang seharusnya hanya tentang keindahan alam, tetapi berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Tanpa mereka sadari, mereka telah melangkah ke dalam wilayah yang bukan milik manusia. Dan sekali seseorang memasuki dunia yang tak kasat mata... sulit untuk keluar tanpa kehilangan sesuatu. Malam itu, ketika langkah pertama mereka menyentuh tanah Gunung Salak, takdir mereka telah berubah selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines